PAMEKASAN – Tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Pamekasan belanja alat permainan edukatif (APE) untuk taman kanak-kanak (TK). Alokasi anggaran yang disediakan mencapai Rp 4,4 miliar.
Kepala Dispendikbud Pamekasan Mohammad Alwi menyampaikan, pengadaan APE bersumber dari dana alokasi khusus (DAK).
Anggarannya dialokasikan untuk mendukung sarana pembelajaran bagi siswa. ”Bentuknya berupa alat praga untuk siswa TK,” katanya Selasa (19/8).
Dalam sistem informasi rencana umum pengadaan (SIRUP), pengadaan APE dianggarkan Rp 4,4 miliar.
Anggaran miliaran tersebut dimanfaatkan untuk belanja alat perasa seperti alat musik, replika huruf dan angka, replika rambu lalu lintas, jungkit dan yang lainnya.
Meski begitu, pengadaan APE tersebut tidak merata ke semua TK. Alwi menyebut, jumlah TK di Bumi Pamelingan sekitar 900 lembaga. Lembaga yang mendapatkan hanya 105 TK sesuai perencanaan.
”Kalau jumlah TK banyak, ratusan. Tapi tidak semua TK dapat, hanya 105 lembaga,” ungkapnya.
Alwi menjelaskan, pengadaan APE dilakukan dengan metode e-katalog. Proses pengadaan belum selesai karena membutuhkan waktu yang tidak sebentar.
”Mudah-mudahan segera direalisasikan. Karena ada versi baru, jadi agak sulit dan sedikit telat,” terangnya.
Terpisah, Kepala TK An-Nuur Isna Fitria menyampaikan, sekolahnya sempat didata oleh Dispendikbud.
Sebab, terdata sebagai sasaran penerima program APE. Namun sampai saat ini bantuan tersebut belum terealisasi.
”Belum ada, katanya akan dapat bantuan mainan. Kalau misal dapat akan bermanfaat untuk siswa,” tukasnya. (ay/bil)
Editor : Ina Herdiyana