News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pembangunan Telan Anggaran Puluhan Miliar, Pelabuhan Dungkek Masih Minim Aktivitas

Ina Herdiyana • Jumat, 5 September 2025 | 18:51 WIB

 

DAERAH PESISIR: Warga berada di sekitar Pelabuhan Dungkek, Minggu (10/8). 
DAERAH PESISIR: Warga berada di sekitar Pelabuhan Dungkek, Minggu (10/8). 

SUMENEP – Dermaga Pelabuhan Dungkek mulai dioperasikan sejak pertengahan 2023. Namun, tidak banyak aktivitas masyarakat di fasilitas yang dibangun dengan anggaran Rp 41,6 miliar tersebut.

Sehingga keberadaan fasilitas umum itu terkesan mati suri alias tidak memberikan multiplier effect apa pun kepada masyarakat Kota Keris. Sebab itu, fasilitas tersebut harus segera dimaksimalkan.

Kepala Disperkimhub Sumenep Yayak Nurwahyudi mengakui minimnya aktivitas di pelabuhan yang telah dibangun menggunakan APBD Provinsi Jatim itu. Alasannya, nyaris tidak ada kapal yang sandar.

Terkecuali terdapat kegiatan-kegiatan besar yang mengharuskan kapal untuk sandar di pelabuhan tersebut. 

”Iya karena belum ada rute khusus kapal dari Pelabuhan Dungkek,” ujar mantan kepala Bappeda Sumenep itu.

Pelabuhan Dungkek memang dibangun bukan untuk kapal rakyat. Karena itu, tidak semua transportasi laut bisa berlabuh di pelabuhan tersebut.

”Desain dermaganya memang mengarah ke kapal cepat atau kapal besar,” ucapnya.

Kendati demikian, Yayak memastikan fasilitas itu tidak akan mubazir. Sebab, Pemprov Jatim berencana mengoperasikan transportasi laut massal.

Yakni kapal Trans Jatim. Sarana transportasi laut tersebut juga akan beroperasi dari Kabupaten Probolinggo.

Kemudian akan menjangkau beberapa pelabuhan di Kabupaten Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. Termasuk Pelabuhan Dungkek. ”Tahun 2026 ada Transla (Trans Laut) Jatim,” sambung Yayak.

Ketua Komisi III DPRD Sumenep M. Muhri meminta Pemkab Sumenep aktif berkoordinasi dengan Pemprov Jatim terkait pemanfaatan Pelabuhan Dungkek. 

Tujuannya, fasilitas tersebut benar-benar bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat. ”Semestinya, Pemkab Sumenep intens berkoordinasi terkait kondisi itu.

Pelabuhan Dungkek dibangun dengan panjang trestle 140 meter dan lebar mencapai 7 meter.

Sedangkan untuk panjang jetty-nya lebih kurang 42 meter dan lebar 8 meter. Pelabuhan itu dilengkapi beberapa fasilitas penunjang. Antara lain, kantor, terminal penumpang, parkir, genset, dan tandon air. (iqb/jup)

Editor : Ina Herdiyana
#fasum #Pelabuhan Dungkek #dermaga #fasilitas umum #pembangunan