News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Penerima BLT DBHCHT 2025 di Bangkalan Bertambah, Petani Tembakau Mendominasi

Mohammad Sugianto • Senin, 8 September 2025 | 15:49 WIB
Ilustrasi penyaluran BLT DBHCHT untuk petani tembakau dan buruh pabrik rokok
Ilustrasi penyaluran BLT DBHCHT untuk petani tembakau dan buruh pabrik rokok

BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan memastikan proses verifikasi dan validasi (verval) calon penerima bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) telah rampung. Meski begitu, hingga saat ini bantuan tersebut belum juga direalisasikan.

Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Bangkalan, Muhammad Aminullah, mengungkapkan bahwa draf surat keputusan (SK) penyaluran BLT sudah disusun dan diajukan ke bupati. Pihaknya menargetkan bantuan dapat disalurkan bertepatan dengan peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI.
“Penyerahan simbolis diagendakan saat upacara kemerdekaan, Minggu (17/8),” jelasnya, Kamis (7/8).

Penerima manfaat BLT DBHCHT tahun ini merujuk pada data tahun lalu. Setelah melalui proses verifikasi, tidak ada perubahan signifikan. Bantuan ditujukan untuk petani tembakau dan buruh pabrik rokok dengan rincian:

Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan memperoleh Rp500 ribu per bulan selama dua bulan. Dengan demikian, masing-masing KPM akan menerima total Rp1 juta, yang akan disalurkan langsung melalui rekening penerima.

Menariknya, jumlah penerima tahun ini mengalami peningkatan signifikan. Total KPM mencapai 190 orang, bertambah 83 penerima dibandingkan tahun 2024. Tahun lalu, hanya ada 10 petani tembakau dan 26 buruh pabrik rokok yang menerima BLT DBHCHT.
“Bisa jadi karena sektor pertanian tembakau di Bangkalan mulai bergeliat. Banyak warga yang kini tertarik untuk menanam tembakau,” tambah Aminullah.

Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan, Rokib, menekankan pentingnya penyaluran BLT dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi petani yang sedang memasuki musim tanam.
“BLT ini bisa menjadi tambahan modal, terutama untuk membeli pupuk dan kebutuhan lain. Jangan sampai penyalurannya ditunda lagi,” tegasnya.(lil/jup)

 

Editor : Mohammad Sugianto
#pemkab bangkalan #disbun jatim #Kesra #BLT DBHCHT #petani tembakau