BANGKALAN – Kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat (SR) rencananya diluncurkan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto. Jika tidak ada perubahan, KBM akan dimulai Senin (15/9).
Ketua Komisi IV DPRD Bangkalan Rokib mendukung penuh adanya SR. Namun, pihaknya meminta pemerintah memastikan seluruh sarana dan prasarana (saspras) lengkap saat KMB digelar.
Salah satunya berkenaan dengan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan.
”Ini penting sehingga aktivitas belajar mengajar bisa lebih maksimal,” kata Rokib Senin (8/9).
Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Muhammad Aminullah menyebut, saspras untuk program nasional itu sudah siap.
Namun, masih ada beberapa mebel dalam proses pengadaan. ”Guru mata pelajaran lainnya tersedia. Tinggal guru agama, kami masih menunggu dari Kemenag,” tegasnya.
Sementara itu, murid yang sudah mendaftar di SR 102 orang. Masing-masing 51 anak untuk tingkat SD dan SMP.
Para pendaftar tersebut masih akan diverifikasi untuk memastikan sesuai dengan persyaratan.
Kepala SR Lailatul Munawaroh mengaku sudah melakukan studi tiru dengan mengunjungi beberapa daerah yang melaksanakan KBM SR lebih awal. Itu dilakukan dalam rangka persiapan KBM di Bangkalan.
”Harapan kami, SR Bangkalan sudah lengkap, baik asrama maupun SDM-nya. Jangan sampai masalah di SR yang sudah berjalan terjadi di SR Bangkalan,” pesannya. (lil/jup)
Editor : Ina Herdiyana