BANGKALAN – Pembangunan rumah potong hewan (RPH) di wilayah Kecamatan Tanjungbumi diprediksi terealisasi tahun ini.
Program peningkatan infrastruktur peternakan tersebut tertuang dalam perubahan anggaran keuangan (PAK).
Kabid Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Disnak Keswan Bangkalan Raswan menyatakan, APBD perubahan tinggal menunggu persetujuan gubernur Jawa Timur (Jatim).
Salah satu program yang tertuang pasca dilakukan PAK adalah pembangunan RPH.
Anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan RPH di wilayah Kecamatan Tanjungbumi adalah Rp 350 juta. Dana ratusan juta tersebut dipecah untuk beberapa kegiatan.
Perinciannya, Rp 325 juta untuk pembangunan fisik serta Rp 25 juta untuk perencanaan dan pengawasan.
”Total keseluruhan yang meliputi perencanaan, pengawasan, dan biaya umum sebesar Rp 350 juta,” ujarnya.
Salah satu tujuan pembangunan RPH adalah meningkatkan pendapatan asli daerah. Fasilitas yang dibangun akan dilengkapi beberapa sarana dan prasarana penunjang. Namun, pemenuhannya akan dilakukan secara bertahap.
”Konsep RPH ini tumbuh kembang menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran,” sambungnya.
Ketua Komisi II DPRD Bangkalan Hotib Marzuki mengatakan, PAK untuk pembangunan RPH Tanjungbumi itu masih dalam tahap pengusulan dan menunggu persetujuan gubernur.
Sebab itu, pihaknya tidak bisa berkomentar banyak tentang perencanaan itu. ”Masih diusulkan kepada gubernur,” paparnya. (za/jup)
Editor : Ina Herdiyana