News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Rumah Dirusak tanpa Pemberitahuan, Warga Barkot Minta Bantuan Camat Pamekasan

Ina Herdiyana • Kamis, 11 September 2025 | 02:48 WIB
CARI SOLUSI: Faridatul Hasanah didampingi saudaranya, Budi Santoso, menceritakan kisah yang dialami saat berada di ruang camat Pamekasan, Selasa (9/9). 
CARI SOLUSI: Faridatul Hasanah didampingi saudaranya, Budi Santoso, menceritakan kisah yang dialami saat berada di ruang camat Pamekasan, Selasa (9/9). 

PAMEKASAN – Air mata Faridatul Hasanah, warga Kelurahan Barurambat Kota (Barkot), Kecamatan Pamekasan, pecah saat menceritakan nasibnya di hadapan Camat Pamekasan Rahmat Kurniadi Suroso Selasa (9/9).

Perempuan tunakarya itu kehilangan tempat tinggal karena dirusak orang.

Perempuan berusia 64 tahun itu tak bisa menempati rumah peninggalan orang tuanya usai dirusak, Senin (8/9).

Dia mengaku tidak pernah diberi tahu soal pembongkaran itu. Perempuan yang karib disapa Has itu mengaku bingung karena para perusak mengeklaim tanah tersebut sudah dibeli.

Dia bersumpah tidak pernah menjual tanah warisan orang tuanya tersebut. Apalagi, ada pesan dari orang tuanya agar tanah yang ditempati itu tak dijual kepada siapa pun.

Has curiga kepada kakaknya, Suhartono. Sebab, muncul sertifikat baru atas tanah peninggalan orang tuanya tersebut. Tapi, Suhartono membantah pernah membuat perjanjian pinjam tanah.

Kini, Has harus menumpang tidur di rumah saudaranya di Kelurahan Lawangan Daya, Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Kondisi itu semakin menambah beban hidupnya. Dia masih menimbang untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib.

”Saya tidak minta rumah (yang dirusak) untuk diperbaiki. Saya hanya minta keadilan. Rasanya sakit hati sekali sampai kepikiran siang malam. Saya tidak makan mulai kemarin gara-gara (masalah) ini,” ungkap Has pada Jawa Pos Radar Madura (JPRM).

Camat Pamekasan Rahmat Kurniadi Suroso mengaku sudah berupaya memediasi kedua belah pihak.

Mediasi pertama dilakukan di kelurahan, lalu dilanjutkan ke kecamatan. Namun, upaya mencari jalan keluar itu gagal untuk mencapai kesepakatan.

Baca Juga: Dinilai Tak Memberikan Manfaat, Armada Bus Trans Bangkalan Dilelang

”Kami akan memberikan penguatan kepada pihak Hasanah untuk melanjutkan ke jalur hukum. Termasuk, pada lurah jika dianggap kurang sesuai oleh masyarakat. Tentunya, sebagai orang tua masyarakat, saya berharap ada solusi terbaik atas masalah ini,” tandasnya. (afg/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#dirusak #warga #pamekasan #camat #Minta Bantuan #rumah #barkot