BANGKALAN – Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 sudah digelar Sabtu (30/8) hingga Rabu (10/9).
Meski operasi itu sudah direalisasikan, Satresnarkoba Polres Bangkalan belum merekap jumlah kasus, tersangka, dan barang bukti (BB).
Kasatresnarkoba Polres Bangkalan, Iptu Kiswoyo Supriyanto mengatakan, hasil pengungkapan kasus dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 kemungkinan baru akan dirilis pada Senin (15/9).
Saat ini institusinya sedang melakukan perekapan jumlah kasus, tersangka, dan BB.
”Jumlah tersangka belum dikumpulin. Hari ini baru direkap, termasuk jumlah BB. Semua masih dalam proses. Makanya ini masih dikerjakan sama rekan-rekan, sekalian bahan rilisnya,” kata Kiswoyo Supriyanto.
Menurut dia, jumlah target operasi (TO) dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2025 melebihi target.
Sebab, institusinya mengamankan lima dari tiga TO. Sementara untuk non TO jumlahnya sebelas kasus.
”Yang dimaksud TO itu BB narkobanya di atas 5 gram. Kami juga mengamankan BB berupa senjata,” tuturnya.
Kiswoyo Supriyanto menegaskan, intitusinya berkomitmen untuk terus mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba setuntas-tuntasnya.
Dengan demikian, Kota Zikir dan Salawat ke depana menjadi wilayah zero narkoba. ”Info dari warga itu sangat penting bagi aparat kepolisian. kami minta tidak takut untuk melapor, kita akan usut tuntas,” tegasnya. (lil/yan)
Editor : Ina Herdiyana