BANGKALAN, Radarbangkalan.id – Dukungan terhadap pengembangan tembakau Madura terus mengalir. Kali ini, Dinas Perkebunan (Disbun) Jawa Timur menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa mesin rajang tembakau kepada dua kelompok tani (poktan) di Kabupaten Bangkalan.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Kabid Tanaman Semusim Disbun Jatim, Prasojo Bayu Suwondo Putro, di Kantor Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP2KP) Bangkalan. Bantuan tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah dalam meningkatkan produktivitas dan efisiensi budidaya tembakau di wilayah yang sedang dikembangkan sebagai daerah perluasan sentra tembakau.
Dalam sambutannya, Prasojo menegaskan bahwa bantuan tersebut diberikan tanpa pungutan biaya apa pun. Ia meminta para penerima untuk segera melapor jika ada pihak yang mencoba meminta uang atau imbalan terkait penyaluran bantuan itu.
“Bantuan ini diberikan kepada kelompok tani sebagai stimulus dalam budidaya tembakau. Penyalurannya tanpa dipungut biaya sepeser pun. Jika ada pihak-pihak yang meminta uang atau apa pun, segera laporkan,” tegasnya.
Selain itu, Prasojo juga berpesan agar mesin rajang tersebut dirawat dengan baik agar masa pakainya panjang dan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
“Tolong dirawat dengan baik, semoga bermanfaat. Insyaallah mesin ini tahan lama karena kualitasnya bagus,” ujarnya.
Ia pun mengimbau agar setiap kelompok tani penerima dapat membahas mekanisme pemanfaatan alat secara bersama-sama, sehingga penggunaannya bisa optimal untuk kepentingan semua anggota.
“Tolong nanti dibahas dengan anggota kelompok agar pemanfaatannya bisa dimaksimalkan,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Pertanian DP2KP Bangkalan, Abu Said, menyampaikan bahwa bantuan mesin rajang tembakau tahap ini memang baru diterima oleh dua kelompok tani. Meski begitu, ia berharap alat tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin, bahkan menjadi peluang tambahan pendapatan bagi kelompok.
“Syukur-syukur nanti bisa digunakan di luar kelompok itu, supaya bisa menambah pemasukan kas poktan,” ujarnya.
Abu Said juga meminta kelompok tani lain yang belum menerima bantuan untuk bersabar. Ia memastikan pemerintah daerah akan terus mengupayakan bantuan serupa bagi poktan yang benar-benar membutuhkan di tahun berikutnya.
“Karena mungkin keterbatasan anggaran, tahun depan kita akan usulkan lagi agar kelompok yang belum dapat bisa ikut menerima bantuan alsintan,” pungkasnya.
Dengan adanya dukungan alat modern dari Disbun Jatim, diharapkan petani tembakau di Bangkalan semakin efisien dalam proses pengolahan daun tembakau, meningkatkan mutu hasil rajangan, serta menekan biaya produksi — yang pada akhirnya berdampak pada kenaikan kesejahteraan petani Madura.(gik)
Editor : Mohammad Sugianto