SAMPANG – Penanganan kasus dugaan pelecehan siswi magang sekolah menengah kejuruan (SMK) berinisial SJ yang dilakukan oknum pegawai berinisial MM, 50, dan satpam Bank Jatim Unit Omben berinisial MD, 20, harus mendapat atensi.
Pasalnya, korbannya merupakan seorang pelajar yang sedang mengenyam pendidikan.
R selaku kepala sekolah mengatakan, semula dirinya tidak mengetahui kejadian tersebut. Insiden itu terungkap setelah keluarga korban yang didampingi kuasa hukumnya mendatangi sekolah. ”Kami sebelumnya benar-benar tidak tahu,” katanya.
Menurutnya, sesuai dengan standard operating procedure (SOP) yang berlaku di sekolah yang dipimpinnya, jika anak didik bermasalah di tempat magang, bakal ditarik untuk sementara dari tempat magang.
Tujuannya, dilakukan asesmen. ”Termasuk mengobati psikologi anak (murid),” bebernya.
Dia menjelaskan, pihak sekolah bertanggung jawab atas setiap anak didik yang mengalami masalah di tempat praktik kerja lapangan (PKL).
Pihak sekolah bakal melakukan pendampingan dan konseling. ”Kami masih berkoordinasi dengan Bank Jatim untuk menarik murid kami dari tempat magangnya,” bebernya.
Ketua Komisi IV DPRD Sampang Mahfud minta pihak sekolah mengoptimalkan pengawasan terhadap anak didik. Sebelum berangkat magang, murid juga harus dibekali dengan pemahaman yang utuh.
”Jika sudah terjadi kasus seperti itu, pihak sekolah mesti bertanggung jawab. Kalau korban melapor ke aparat penegak hukum (APH), harus didampingi,” pintanya.
Dia menerangkan, SJ merupakan anak di bawah umur. Karena itu, pihak sekolah mesti memberikan perlindungan dan pendampingan.
”Jangan sampai seusai mengalami peristiwa tersebut, mentalnya down. Sebab, anak akan trauma dan tidak mau berinteraksi lagi dengan orang lain. Sebab, sudah dilecehkan,” ungkapnya.
Baca Juga: Warga Wadul Polisi gara-gara Kontraktor, Kadis, dan Bupati Serobot Tanah
Mahfud menegaskan, institusi yang menjadi tempat korban menjalani magang mesti kembali mengingatkan seluruh karyawannya.
Dengan demikian, tidak terjadi lagi peristiwa serupa di masa mendatang. ”Tujuan anak (pelajar) itu magang di kantor Bank Jatim Cabang Sampang Unit Omben kan ingin belajar. Jangan sampai direcoki dengan hal-hal yang tidak baik,” tandasnya.
Sebelumnya, siswi magang dari SMK di Sampang berinisial SJ diduga menjadi korban pelecehan. Dia diduga dilecehkan oleh oknum pegawai Bank Jatim Unit Omben berinisial MM, 50.
Juga satpam berinisial MD, 20. Karena tidak terima, kasus tersebut lalu dilaporkan ke Satreskrim Polres Sampang. (bai/yan)
Editor : Ina Herdiyana