BANGKALAN – Tim dosen Universitas Trunojoyo Madura (UTM) melaksanakan kegiatan pemberdayaan kemitraan masyarakat (PKM) bertajuk ”Pendidikan Lingkungan Hidup Berbasis Eco-Pedagogy melalui Budi Daya Tanaman Akuaponik dan Aeroponik pada Siswa dan Guru di SDN Bilaporah 1, Kecamatan Socah, Bangkalan” Rabu (15/10/2025).
Kegiatan ini bertujuan memperkenalkan teknologi budi daya tanaman modern yang ramah lingkungan sekaligus menanamkan nilai kepedulian terhadap alam sejak usia sekolah dasar (SD).
Acara dimulai pukul 08.00 dengan pemasangan instalasi sistem akuaponik di halaman SDN Bilaporah 1. Instalasi ini menjadi sarana edukatif bagi siswa untuk belajar melalui pengalaman langsung. Sementara itu, tim pengabdian menyiapkan peralatan dan media tanam untuk sesi praktik.
Rangkaian kegiatan resmi dibuka pukul 08.40 oleh Dwi Maulidia Suciati selaku master of ceremony (MC). Seluruh peserta kemudian menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Lathifatuz Zakiyah sebagai dirigen.
Acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Tim PKM Ahmad Sudi Pratikno, M.Pd. serta Kepala SDN Bilaporah 1 Rif’atu Nurul Laily, M.Pd.
Dalam sambutannya, Ahmad Sudi Pratikno menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman siswa dan guru terhadap pentingnya penerapan pembelajaran berbasis lingkungan dan teknologi tepat guna.
Kepala sekolah menyambut positif kegiatan ini dan berharap program ini berkelanjutan di sekolahnya. Selanjutnya, kegiatan diisi dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Ir. Slamet Supriyadi, M.Si. sebagai ungkapan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan.
Memasuki acara inti, workshop dan simulasi budi daya tanaman akuaponik dan aeroponik dipandu oleh Putri Andini, M., S.P., M.Agr. selaku pemateri utama. Dalam pemaparannya, dia menjelaskan prinsip kerja sistem budi daya tanaman berbasis air serta manfaatnya bagi pendidikan lingkungan hidup di sekolah.
Putri Andini juga mempraktikkan penanaman bibit pada media rockwool sambil memberikan penjelasan tahapan perawatan tanaman. Guru dan siswa turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini dengan mencoba menanam bibit secara bergantian.
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif. Peserta antusias mengajukan pertanyaan tentang cara pemeliharaan, efisiensi air, dan kemungkinan penerapan di rumah maupun lingkungan sekolah. Tim dosen kemudian memberikan penjelasan serta tips sederhana agar siswa dapat melanjutkan praktik budi daya secara mandiri.
Acara ditutup sekitar pukul 11.00 dengan dokumentasi dan ramah-tamah antara tim UTM, guru, serta peserta didik. Kegiatan diakhiri dengan makan bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat kolaborasi.
Kegiatan PKM ini melibatkan tiga dosen utama. Antara lain Ahmad Sudi Pratikno, M.Pd.; Mohammad Edy Nurtamam, S.Pd., M.A.; dan Fahmi Arief Rahman, S.P., M.Si. Selain itu, dibantu oleh beberapa anggota tim dan mahasiswa. Peserta kegiatan terdiri atas guru dan siswa kelas IV serta V SDN Bilaporah 1 yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.
Melalui kegiatan ini, diharapkan SDN Bilaporah 1 bisa menjadi sekolah percontohan dalam penerapan pendidikan lingkungan berbasis eco-pedagogy serta memotivasi sekolah-sekolah lain untuk menerapkan konsep serupa di masa mendatang. (*)
*)Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat Universitas Trunojoyo Madura
Editor : Ina Herdiyana