News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Syaikhona Kholil Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional, KH Safik Rofii: Berjasa untuk Bangsa Indonesia

Ina Herdiyana • Selasa, 11 November 2025 | 17:58 WIB

 

KHUSYUK: Para pengunjung berada kawasan Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil di Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (10/11). 
KHUSYUK: Para pengunjung berada kawasan Pesarean Syaikhona Muhammad Kholil di Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan, Senin (10/11). 

BANGKALAN – Presiden Prabowo Subianto menganugerahi 10 tokoh sebagai pahlawan nasional. Salah satunya, Syaikhona Muhammad Kholil.

Ulama karismatik asal Bangkalan itu dianugerahkan gelar pahlawan nasional dalam bidang perjuangan pendidikan Islam.

Penganugerahan gelar pahlawan bagi guru para pendiri Nahdlatul Ulama (NU) itu tentu menjadi kabar yang menggembirakan.

Sebab, pengusulan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai tokoh pahlawan sudah berjalan selama empat tahun.

Zuriah Syaikhona Muhammad Kholil, KH Safik Rofii menyatakan, pengusulan Syaikhona Muhammad Kholil sebagai pahlawan nasonal bukan hanya atas didasarkan para zuriahnya. Tetapi, juga atas usulan dari masyarakat.

Sebab, guru para ulama itu itu dinilai layak untuk mendapatkan gelar tersebut.

”Mereka (masyarakat) menilai Syaikhona Kholil layak untuk dianugerahi gelar pahlawan nasional,” imbuhnya.

Jasa-jasa Syaikhona Kholil bagi bangsa Indonesia tidak sedikit. Salah satunya dengan memotivasi para pejuang kemerdekaan Republik Indonesia. Yakni, seruan hubbul wathan minal iman.

”Konsep (wathan minal iman) ini untuk memberikan motivasi kepada para pejuang kita saat merebut kemerdekaan waktu itu,” tambahnya.

Atas dasar itu, zuriah Syaikona Muhammad Kholil membentuk tim dan bertugas menyiapkan segala persyaratan untuk pengajuan gelar pahlawan nasional.

Proses untuk mendapatkan gelar disambut positif oleh beberapa tokoh nasional. Salah satunya mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

”Semua elemen masyarakat mendukung penganugerahan gelar pahlawan nasional ini,” sambungnya.

Zuriah Syaikhona Kholil sangat bersyukur atas penganugerahan gelar pahlawan yang diberikan pemerintah Senin (10/11).

Itu mengindikasikan jasa-jasa Syaikhona Kholil diakui pemerintah Republik Indonesia.

”Kami sangat bersyukur dan bangga atas penganugerahan gelar pahlawan ini,” sambungnya.

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyatakan, penganugerahan gelar pahlawan nasional bagi Syaikhona Muhammad Kholil itu merupakan kado istimewa bagi masyarakat Kota Zikir dan Salawat.

Jasa-jasanya untuk bangsa Indonesia memang dinilai patut diakui oleh negara.

”Kita harus melanjutkan cita-cita para pahlawan kita, terutama Syaikhona Kholil,” ucapnya.

Ketua DPC PKB Bangkalan Syafiuddin menyatakan, harapan masyarakat agar Syaikhona Kholil dianugerahi gelar pahlawan nasional akhirnya terwujud.

Baginya, sudah selayaknya guru para ulama se-Nusantara tersebut mendapatkan gelar istimewa sebagai penghormatan dari negara.

”Kami dari PKB mengucap syukur atas penganugerahan gelar pahlawan nasional tersebut,” tuturnya.

Selain Syaikhona Kholil, terdapat sosok lain asal Jawa Timur yang juga mendapat gelar pahlawan nasional. Yakni, KH Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Tokoh yang dijuluki Bapak Pluralisme itu dianugerahi gelar pahlawan nasional bidang perjuangan politik dan pendidikan Islam.

Selain itu, ada nama Marsinah yang mendapat gelar tokoh pahlawan nasional di bidang perjuangan sosial dan kemanusiaan.

Politikus senayan itu berharap semakin banyak tokoh Madura yang mendapat gelar pahlawan nasional.

”Semoga tahun depan Pangeran Trunojoyo dinobatkan sebagai pahlawan nasional,” harapnya. (za/jup)

 

Editor : Ina Herdiyana
#berjasa #Syaikhona Kholil #pahlawan nasional #presiden prabowo subianto #KH Safik Rofii