News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Delapan Pelanggaran di Sumenep Jadi Sasaran Operasi Zebra Semeru

Ina Herdiyana • Rabu, 19 November 2025 | 01:54 WIB

 

TERTIB: Kapolres AKBP Rivanda saat mengecek kesiapan pasukan di Mapolres Sumenep, Senin (17/11). 
TERTIB: Kapolres AKBP Rivanda saat mengecek kesiapan pasukan di Mapolres Sumenep, Senin (17/11). 

SUMENEP – Operasi Zebra Semeru 2025 resmi digelar di Kabupaten Sumenep. Pelaksanaan operasi itu berlangsung selama 14 hari mulai Senin (17/11) hingga Minggu (30/11).

Operasi tersebut difokuskan pada delapan pelanggaran pengguna jalan. Delapan pelanggaran itu ialah tidak menggunakan helm SNI, tidak menggunakan safety belt, menggunakan ponsel saat berkendara, pengendara ranmor di bawah umur, melawan arus lalin, berkendara di bawah pengaruh alkohol.

Selain itu, berkendara melebihi batas kecepatan dan berboncengan lebih dari satu orang.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda menyampaikan, operasi ini bukan sekadar rutinitas tahunan.

Menurut dia, fokus utamanya untuk menekan angka fatalitas sekaligus meningkatkan tingkat kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.

”Operasi ini bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi ini merupakan bentuk tanggung jawab kami,” katanya Senin (17/11).

Dia berjanji, selama operasi pihaknya akan mengedepankan tindakan humanis, tetapi tetap tegas pada pelanggaran yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.

”Kami ingin masyarakat menyadari bahwa pelanggaran kecil sekalipun dapat berakibat fatal. Karena itu, edukasi dan penindakan akan kami jalankan secara seimbang,” ucapnya.

Di tempat terpisah, Kasatlantas Polres Sumenep AKP Ninit Titis Dewiyani menuturkan, pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik rawan kecelakaan dan itu akan menjadi prioritas patroli.

”Patroli akan ditingkatkan pada jam-jam tertentu untuk meminimalisasi risiko,” ujarnya.

Dia berharap dengan dilaksanakannya operasi zebra semeru ini dapat tercipta budaya tertib dan sadar keselamatan yang berkelanjutan, bukan hanya saat operasi berlangsung.

Baca Juga: Keok, DPO Kasus Pemerkosaan di Kecamatan Sepulu Ditangkap Polisi Malaysia

”Keselamatan adalah kebutuhan, bukan pilihan. Kami mengajak seluruh masyarakat Sumenep untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tandasnya. (tif/han)

 

Editor : Ina Herdiyana
#berkendara #helm SNI #pelanggaran #operasi zebra semeru #menggunakan ponsel #safety belt