PAMEKASAN – Akses wifi publik di Kabupaten Pamekasan masih jauh dari memadai. Saat ini layanan internet gratis baru tersedia di dua titik, yakni Taman Arek Lancor dan Food Colony Jalan Kesehatan.
Kondisi tersebut menunjukkan belum meratanya infrastruktur digital di Kota Gerbang Salam.
Pemerintah daerah dinilai perlu memperluas jaringan wifi publik agar masyarakat tidak tertinggal di tengah percepatan transformasi digital.
Kepala Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Diskominfo Pamekasan Imam Wahyudi mengatakan bahwa perluasan layanan wifi publik menjadi salah satu program prioritas pemkab.
Bahkan, rencana penambahan titik akses internet gratis sudah dijadwalkan. "Di 2026 termasuk program prioritas bupati. Kalau di diskominfo fokusnya akselerasi dan diseminasi area wifi publik,” ujar Imam Wahyudi, Kamis (20/11).
Menurut dia, jika selama ini wifi publik hanya tersedia di Arek Lancor dan Food Colony, tahun depan akan ada tiga titik tambahan.
Yakni, kawasan bekas Stasiun Kereta Api (PJKA) atau Tapsiun, Sae Rassa di Jalan Dirgahayu, dan Lapangan Nagara Bhakti di depan Pendopo Ronggosukowati.
"Totalnya nanti ada lima titik. Itu area wifi publik untuk masyarakat, sehingga bisa digunakan untuk kegiatan digital secara gratis,” jelasnya.
Sementara itu, fasilitas wifi publik di tingkat kecamatan belum dapat direalisasikan. Saat ini pemkab hanya menyediakan akses internet internal untuk kebutuhan pemerintahan di 13 kecamatan. "Belum dibuka untuk publik,” pungkasnya. (lil/han)
Editor : Ina Herdiyana