Bangkalan, Radarbangkalan.id – Satu ruang kelas di SDN Kajuanak 4, Dusun Petapan, Desa Kajuanak, Kecamatan Galis, Bangkalan, ambruk pada Senin malam (24/11/2025) sekitar pukul 17.23 WIB.
Bangunan yang selama ini digunakan untuk menampung siswa kelas 1 dan 2 itu roboh hanya beberapa jam setelah pihak sekolah memutuskan memindahkan proses belajar ke rumah warga.
Kepala SDN Kajuanak 4, Ningsih, mengatakan kondisi ruang selatan itu sudah lama mengkhawatirkan.
Dinding penuh retakan, atap melengkung, dan struktur bangunan tampak tak lagi mampu menopang beban.
“Itu ruang selatan yang kami pakai dua kelas, kelas 1 dan 2. Sudah lama mengkhawatirkan,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Pada Senin pagi, ruang kelas tersebut masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Namun melihat retakan yang makin parah, Ningsih langsung mengambil keputusan cepat dengan memindahkan anak-anak ke rumah warga di depan sekolah.
“Saya khawatir kalau tetap dipakai. Jadi tadi pagi anak-anak langsung saya ungsikan ke rumah warga. Takut terjadilah yang namanya ambruk,” jelasnya.
Keputusan itu terbukti menyelamatkan. Malam harinya, ruang kelas benar-benar roboh.
“Syukurnya ambruknya malam. Pas tidak ada anak-anak. Kalau siang, pas proses belajar-mengajar, saya tidak bisa bayangkan,” tambahnya.
Editor : Yusron Hidayatullah