Bangkalan, Radarbangkalan.id – Satu ruang kelas di SDN Kajuanak 4, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, ambruk pada Senin (24/11/2025) menjelang waktu magrib.
Dinas Pendidikan Bangkalan langsung merespons insiden tersebut dengan menyebut bangunan yang roboh sudah masuk kategori kritis dan tidak layak pakai.
Kepala Dinas Pendidikan Bangkalan, Moh. Ya’kub, mengatakan bahwa ruang kelas yang runtuh merupakan bangunan tua yang dibangun pada era 1980-an.
Ia menyebut kondisi fisik bangunan memang sudah mengkhawatirkan dan telah diajukan untuk direvitalisasi tahun depan.
“Sudah kami masukkan dalam daftar usulan 2026. Bangunan itu memang sudah tua dan tidak bisa lagi menampung aktivitas belajar,” ujar Ya’kub, Selasa (25/11/2025).
Untuk menjamin kelangsungan proses belajar, Disdik Bangkalan mengambil langkah darurat dengan menggabungkan siswa ke ruang kelas lain yang masih aman.
“Pak Kabid SD sudah turun ke lokasi untuk mengecek langsung. Sementara ini siswa digabung dulu agar tetap bisa belajar,” katanya.
Ya’kub menegaskan bahwa insiden ini menjadi alarm bagi pihaknya untuk mempercepat proses inventarisasi bangunan sekolah yang berisiko.
Ia menyebut, sekolah dengan kondisi fisik membahayakan tidak boleh lagi digunakan.
“Kami akan evaluasi semua sekolah yang bangunannya sudah tidak layak. Kalau membahayakan, harus segera dikosongkan dan diprioritaskan untuk perbaikan,” tegasnya.
Editor : Yusron Hidayatullah