News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Nelayan Arosbaya Bangkalan Ancam Demo Besar Jika Pemerintah Tak Bertindak Soal Maraknya Kapal Trawl 

Yusron Hidayatullah • Jumat, 28 November 2025 | 00:57 WIB
Para nelayan Arosbaya Bangkalan mengancam akan melakukan demo besar jika pemrintah tidak bertindak atas maraknya kapal luar daerah yang menangkap ikan menggunakan jaring trawl.
Para nelayan Arosbaya Bangkalan mengancam akan melakukan demo besar jika pemrintah tidak bertindak atas maraknya kapal luar daerah yang menangkap ikan menggunakan jaring trawl.

Arosbaya – Nelayan di Desa Tengket, Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, mengancam akan melakukan aksi besar-besaran jika tuntutan mereka terkait maraknya kapal trawl tidak segera ditindaklanjuti pemerintah.  

Kordinator nelayan setempat, Moh Sahid, menyebut keresahan warga sudah berlangsung lama. 

“Kalau tuntutan ini tidak dipenuhi, semua nelayan akan turun aksi besar-besaran. Kami khawatir bisa terjadi kekerasan, dan itu yang ingin kami hindari,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).  

Sahid menjelaskan, penggunaan jaring trawl di perairan dangkal jelas melanggar aturan.

Ia menegaskan, trawl seharusnya hanya boleh digunakan di wilayah 12 mil laut, sementara kapal-kapal yang masuk ke Bangkalan beroperasi jauh lebih dekat.  

“Wilayah laut kami dangkal, jadi trawl ini tidak boleh. Kami minta pemerintah dari kabupaten sampai pusat menindak tegas,” tegasnya.  

Nelayan menduga kapal-kapal trawl yang masuk berasal dari luar daerah, seperti Gresik dan Lamongan.  

Sebelumnya, ratusan nelayan dari Desa Tengket dan Arosbaya sempat menggelar aksi di tengah laut sebagai bentuk penolakan.

Mereka menuntut pemerintah segera turun tangan.  

Selain itu, nelayan juga mengeluhkan pola operasi kapal trawl yang datang pada malam hari, sekitar pukul 12 hingga menjelang subuh, saat nelayan lokal sudah pulang ke rumah. 

“Itu yang bikin kami repot, karena tidak bisa mengawasi,” kata Sahid.  

Editor : Yusron Hidayatullah
#kapal trawl #Nelayan Arosbaya #Desa Tengket #gresik #pemerintah #lamongan