News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Gempa 6,3 Guncang Simeulue: 12 Atlet dan Wasit Karate PORA IV Cedera, Bangunan Rusak

Ubaidillah • Jumat, 28 November 2025 | 13:48 WIB
Seorang korban gempa di Simeulue menjalani perawatan di rumah sakit setempat | Foto: Ahmadi/HO/PIntoe.co
Seorang korban gempa di Simeulue menjalani perawatan di rumah sakit setempat | Foto: Ahmadi/HO/PIntoe.co

Radarbangkalan.id - Sejumlah atlet dan wasit karate yang sedang mengikuti Pra Kualifikasi Pekan Olahraga Aceh (PORA) IV/2025 cabang karate di Pulau Simeulue dilaporkan mengalami luka-luka akibat guncangan gempa bermagnitudo 6,3 yang mengguncang daerah itu pada Kamis (27/11/2025) siang.

Para peserta yang sejak Rabu (26/11/2025) sudah berada di Simeulue itu terluka saat Gedung Serbaguna tempat perhelatan itu berlangsung ikut terdampak getaran kuat.

Baca Juga: Banjir Medan Rendam 19 Kecamatan, Ribuan Rumah Terendam dan Rumah Dinas Bobby Ikut Kebanjiran

Informasi yang dihimpun Pintoe.co menyebutkan sedikitnya 12 orang mengalami cedera, terdiri dari seorang wasit dan 11 atlet dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.

Mereka mengalami luka akibat tertimpa material bangunan maupun terjatuh ketika berusaha menyelamatkan diri.

Wasit Muhtadin menjadi salah satu korban. Ia tertimpa reruntuhan gedung dan mengalami luka di bagian kepala hingga berdarah. 

Baca Juga: Suami Wardatina Mawa Akui Menikah Siri dengan Inara Rusli, Bantah Tuduhan Selingkuh

Daftar atlet yang terluka sebagai berikut:

  1. Ega Zulaikha (Aceh Barat) – Luka di kepala akibat tertimpa batu bata, hingga harus mendapatkan jahitan.

  2. Fajar Azami Akbar (Aceh Tenggara) – Benjol di kepala dan cedera pada kaki.

  3. Dafa (Banda Aceh) – Cedera pada tangan dan luka robek di ibu jari.

  4. Dian Fauziah (Nagan Raya) – Cedera pinggang dan kaki setelah terjatuh di tangga.

  5. Putri Isnaini (Aceh Selatan) – Cedera pada panggul kiri dan kaki akibat terjatuh.

  6. Novitaria (Banda Aceh) – Cedera kaki usai terjatuh di tangga.

  7. Khairani (Aceh Timur), kelas kumite – Cedera kaki dan tangan setelah terpeleset.

  8. Naila (Aceh Besar), kelas kumite – Cedera pada engkel kanan.

  9. Fari (Aceh Besar) – Cedera pada engkel kaki kanan.

  10. Nadia Ayu (Aceh Besar) – Kaki bengkak akibat terjatuh dari tangga.

  11. Safira (Aceh Besar) – Cedera engkel setelah terjatuh di tangga.

Gempa di Pulau Simeulue yang goncangannya terasa hingga ke Medan, Sumatera Utara, ini terjadi di tengah banjir besar yang melanda sejumlah kabupaten/kota di Aceh.

Baca Juga: Gejolak Internal PBNU: Gus Yahya Diberhentikan, Rais Aam Miftachul Akhyar Ambil Kendali

Banjir bandang juga merobohkan tower transmisi listrik jalur Arun - Bireuen. Akibatnya, sejumlah daerah dilaporkan terputus aliran listrik. Di Banda Aceh yang merupakan ibukota provinsi, listrik sudah padam lebih dari 24 jam sejak Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 08.00 WIB.

Sembilan kabupaten/kota di Aceh ditetapkan berstatus darurat banjir setelah hujan berintensitas tinggi melanda wilayah itu selama sepekan terakhir.

Badan Penanganan Bencana Aceh (BPBA) mencatat 46.893 jiwa terdampak dan hampir 1.500 warga mengungsi, dengan banjir terparah terjadi di Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara—air mencapai 50–80 cm dan merendam permukiman, fasilitas umum, serta lahan pertanian.

Sejumlah daerah lain seperti Bireuen, Lhokseumawe, Langsa, dan Gayo Lues juga mengalami banjir dan longsor akibat hujan deras serta angin kencang.

Baca Juga: Kontroversi Film Nia Kurnia Sari: Dinilai Eksploitasi Tragedi, Penonton Murka karena Permintaan Donasi

BPBA dan BPBD terus melakukan penanganan darurat, sementara BMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi yang masih dapat terjadi dalam durasi panjang.

Editor : Ubaidillah
#atlet karate #gempa medan hari ini #atlet pra pora #gempa medan #Gempa Simeulue #korban gempa