SAMPANG – Sebanyak 137 desa di Kabupaten Sampang belum bisa mencairkan dana desa (DD) tahap dua.
Alasannya, aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM-SPAN) tidak bisa diakses.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sampang Yudhi Ardidarta mengatakan, pencairan DD pada tahap dua sempat bisa direalisasikan.
Namun, hingga Kamis (18/9) aplikasi tersebut tidak bisa mengakses pencairan.
”Sebelumnya sempat bisa mencairkan, setelah itu aplikasinya di-take down oleh pusat dan tidak bisa mengajukan,” katanya.
Dijelaskan, jumlah total desa di Kabupaten Sampang sebanyak 180 desa. 43 di antaranya telah berhasil melakukan pencairan DD tahap dua. Sementara 137 sisanya terkendala sistem.
”Sampai saat ini kami belum bisa mencairkan, belum ada surat resmi dari pemerintah pusat,” tambahnya.
Menurutnya, pihaknya masih menunggu keterangan resmi dari pemerintah pusat. Namun, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada desa.
”Kami telah mengumpulkan camat untuk menjelaskan bahwa bukan kami yang tidak bisa mencairkan. Namun, kami tidak bisa masuk ke sistem,” pungkasnya. (ay/yan)
Editor : Ina Herdiyana