News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Proyek KNMP Dapenda Program Pemerintah Pusat Belum Kelar, Daerah Tak Punya Kewenangan

Ina Herdiyana • Jumat, 5 Desember 2025 | 22:01 WIB
BELUM KELAR: Proses pengerjaan fisik program KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, pada Sabtu (29/11). 
BELUM KELAR: Proses pengerjaan fisik program KNMP di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, pada Sabtu (29/11). 

SUMENEP – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengalokasikan anggaran Rp 10,25 miliar untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Dapenda, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep.

Proyek ini terancam molor atau lompat tahun karena hingga Desember, pengerjaannya belum rampung.

Proyek dengan nomor kontrak B.6754/DJPT.6/PI.420/PKK/IX/2025 ini dikerjakan oleh CV Cendana Indah.

Beberapa kegiatan yang menjadi fokus pengerjaan antara lain pembangunan jalan lingkungan, shelter pendaratan ikan, tempat docking kapal nelayan, pabrik es portabel, bengkel nelayan, dan sarana produksi lainnya.

Sebelum pengerjaan dimulai, proyek tersebut ditinjau langsung pihak KKP pada 1 Oktober lalu. Di Madura, hanya Kabupaten Sumenep yang mendapatkan proyek pengembangan perikanan tersebut.

Kepala Bidang Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Sumenep Joni Hariyanto menegaskan proyek ini merupakan program pemerintah pusat.

Dengan demikian, pihaknya tidak memiliki kewenangan lebih terkait pelaksanaannya. ”Itu program KKP,” ujarnya.

Menurut Joni, item proyek yang dikerjakan cukup banyak, mulai dari tempat docking kapal hingga sarana penunjang lainnya.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan.

”Proyeknya saat ini masih belum selesai. Namun, pengerjaan terus berjalan setiap hari. Untuk progresnya berapa persen, kami belum tahu,” tambah Joni. (iqb/han)

 

Editor : Ina Herdiyana
#sumenep #proyek #batang-batang #KNMP