Bangkalan, Radarbangkalan.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat langkah konkret dalam menurunkan angka stunting.
Salah satunya melalui kegiatan evaluasi kinerja tim percepatan penurunan stunting yang digelar serentak di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa, Selasa (9/12/2025).
Kegiatan ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Ketua TP PKK Bangkalan, tenaga kesehatan, camat, kepala desa, hingga kader lapangan.
Semua pihak duduk bersama untuk meninjau capaian dan menyusun strategi lanjutan.
Wakil Bupati Bangkalan, Moch. Fauzan Ja’far, menegaskan bahwa penanganan stunting bukan sekadar program, melainkan prioritas pembangunan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
“Stunting bukan hanya soal gizi. Ini soal masa depan anak-anak Bangkalan. Kita harus kerja bersama, lintas sektor, lintas jenjang,” kata Fauzan.
Ia juga menyoroti capaian Provinsi Jawa Timur yang berhasil menurunkan prevalensi stunting menjadi 14,7 persen, menjadikannya provinsi terbaik kedua secara nasional.
“Capaian Jatim harus jadi pemicu semangat kita. Bangkalan harus ikut berkontribusi,” ujarnya.
Fauzan menyebut intervensi sudah dilakukan sejak masa pra-nikah, termasuk edukasi keluarga berisiko dan pemberian MPASI yang sesuai standar.
Pemerintah berharap kegiatan evaluasi ini menjadi titik balik untuk mempercepat penurunan stunting di Bangkalan.
Dengan perencanaan yang lebih terarah dan kolaborasi yang solid, target Bangkalan Sejahtera dinilai semakin realistis.
Editor : Yusron Hidayatullah