News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Kapal Nelayan Karam di Camplong, BPBD Sampang Ingatkan Ancaman Cuaca Ekstrem

Yusron Hidayatullah • Rabu, 10 Desember 2025 | 19:40 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem dan kapal tenggelam.
Ilustrasi cuaca ekstrem dan kapal tenggelam.

Sampang, Radarbangkalan.id - Cuaca ekstrem yang melanda wilayah pesisir Madura kembali memakan korban.

Sebuah kapal nelayan milik warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, dilaporkan karam di perairan Pantai Camplong.

Insiden tersebut menimpa Moh Ru'e (46), nelayan asal Dusun Gung Dalam, Desa Banjar Talelah.

Kapal sepanjang 7 meter miliknya tenggelam di sekitar Dermaga Taddan pada Jumat (28/11/2025). 

Beruntung, seluruh awak kapal berhasil menyelamatkan diri dan tidak ada korban jiwa.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang, Mohammad Hozin, mengatakan pihaknya baru menerima laporan kejadian itu pada Senin (8/12/2025) pukul 09.30 WIB.

Meski informasi datang terlambat, tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, dan warga langsung bergerak cepat melakukan evakuasi.

“Begitu laporan masuk, kami langsung turun ke lokasi. Cuaca ekstrem jadi faktor utama tenggelamnya kapal,” ujar Hozin, Rabu (10/12/2025).

Evakuasi dilakukan dengan metode penyelaman dan pengikatan pada bagian kerangka serta mesin kapal.

Proses ini melibatkan pemilik kapal secara langsung untuk memastikan keselamatan dan kelengkapan alat.

BPBD Sampang mengingatkan seluruh nelayan di wilayah pesisir, khususnya Camplong, agar lebih waspada saat melaut.

Perubahan cuaca yang cepat dan tak terduga dinilai berpotensi membahayakan aktivitas pelayaran tradisional.

“Kondisi maritim Madura sedang tidak stabil. Ini jadi alarm bagi nelayan agar lebih berhati-hati,” tegas Hozin.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kejadian serupa melalui layanan Emergency Call BPBD Sampang agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat.

Editor : Yusron Hidayatullah
#camplong #sampang #kapal nelayan #BPBD Sampang #pelabuhan taddan