News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Target PAD Pasar Bangkalan Seret, Diskop Umdag Akui Berat

Yusron Hidayatullah • Rabu, 10 Desember 2025 | 20:33 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bangkalan, Radarbangkalan.id - Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pasar tradisional di Kabupaten Bangkalan belum mencapai target.

Hingga akhir November 2025, capaian PAD baru menyentuh angka Rp 5,3 miliar dari target Rp 6,7 miliar.

Artinya, masih ada kekurangan sekitar Rp 1,4 miliar yang harus dikejar Diskop Umdag Bangkalan dalam waktu singkat. Namun, instansi tersebut mengakui tantangan besar dalam mengejar sisa target tersebut.

“Kalau dipersentasekan, baru 80 persen. Kami akui cukup berat untuk menutup kekurangannya,” ujar Kepala Diskop Umdag Bangkalan, Moh. Rasuli, Selasa (9/12/2025).

Rasuli menjelaskan, salah satu penyebab utama rendahnya capaian PAD adalah menurunnya retribusi dari pasar hewan.

Banyak transaksi jual beli sapi kini dilakukan langsung di rumah penjual atau melalui platform daring, sehingga tidak tercatat sebagai pendapatan pasar.

“Pasar hewan makin sepi. Pedagang juga banyak yang tutup karena minim pembeli,” tambahnya.

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya mencari solusi alternatif. Salah satunya dengan menggandeng operator bus travel untuk mengarahkan penumpang berkunjung ke Pasar Ki Lemah Duwur (KLD).

Selain itu, Diskop Umdag juga berencana memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL) agar bisa berkontribusi terhadap PAD.

“Kami akan maksimalkan potensi yang ada. Meski berat, kami tetap berusaha,” tegas Rasuli.

Editor : Yusron Hidayatullah
#PAD Pasar #Kabupaten Bangkalan #pad #Pasar Ki Lemah Duwur