Radarbangkalan.id - Dua pria debt collector menjadi korban pengeroyokan di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Kamis (11/12/2025). Salah satu korban tewas, sementara rekannya kritis dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Baca Juga: Update Kasus Kalibata: Satu Tewas, Satu Kritis, Polisi Buru Pelaku Ganda
Peristiwa tersebut terjadi di area parkiran TMP Kalibata sekitar pukul 15.30 WIB. Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan insiden bermula ketika dua debt collector menghentikan seorang pengendara sepeda motor. Tidak lama kemudian, sebuah mobil yang berada di belakang mereka tiba-tiba berhenti.
"Menurut keterangan saksi. baru diberhentiin terus pengguna jalan yang lain keluar dari mobil, mereka langsung ngeroyok dengan begitu sporadis, begitu cepat oleh kelompok-kelompok yang menyetop ini, yang memberhentikan kendaraan ini," ujarnya.
Mansur menuturkan bahwa akibat serangan bertubi-tubi tersebut, kedua debt collector ambruk dan diseret ke tepi jalan dalam kondisi bersimbah darah.
Baca Juga: Direktur Utama Terra Drone Ditangkap Terkait Kebakaran Maut yang Tewaskan 22 Orang
"Dua-duanya itu matel. Tiba-tiba datanglah mobil yang pengendara mobil di jalan juga. Pengendara mobil enggak tahu dari mana tiba-tiba turun untuk membantu pukulin dengan sporadis. Ya sudah. Akhirnya dibawa ke pinggir," jelasnya.
Ketika polisi tiba di lokasi, kedua korban masih berada di tempat kejadian, namun pelaku telah melarikan diri.
"Yang mukul langsung kabur, dengan begitu cepat. Kurang lebih empat sampai lima orang. (Pemotor) Ikut kabur semua itu enggak ada di TKP. Tiba-tiba enggak ada saja. Sementara (matel) yang satu meninggal, yang satu masih hidup (kritis)," kata Mansur.
Baca Juga: Kasus Cek Mahar Rp 3 Miliar Palsu: Kronologi hingga Mbah Tarman Jadi Tersangka
Terkait motif pengeroyokan, polisi masih melakukan pendalaman. "Sementara dalam penyelidikan. Menurut keterangan saksi yang ada di TKP, ya tidak mengetahui juga. Sementara begitu cepat kejadiannya," tandasnya.
Editor : Ubaidillah