Radarbangkalan.id – Pemerintah Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, terus mempercepat pembangunan gedung perpustakaan daerah baru.
Bangunan tersebut memiliki Gedung tiga lantai di atas lahan 2.000 meter persegi.
Proyek senilai Rp9,8 miliar ini digarap Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dipusip) Bangkalan.
Gedung ini akan jadi pusat literasi masyarakat, lengkap dengan ruang baca, multimedia, dan galeri arsip.
Selain pembangunan fisik, Dipusip juga menyiapkan layanan digital. Aplikasi e-Bacah dikembangkan bersama mahasiswa Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Aplikasi ini memungkinkan warga mengakses koleksi digital, meminjam buku secara online, hingga mengikuti kelas literasi virtual.
Menurut Dipusip, inovasi digital penting agar perpustakaan tidak hanya hadir secara fisik, tapi juga bisa menjangkau masyarakat lebih luas.
“Literasi harus bisa diakses kapan saja, tidak terbatas ruang,” ujarnya.
Di tengah pembangunan dan inovasi digital itu, pemerintah pusat telah mengalokasikan Bantuan Dana Pengembangan Perpustakaan Daerah tahun 2026.
Jumlahnya Rp500 juta.Dana ini akan dipakai untuk melengkapi fasilitas, memperluas koleksi, dan memperkuat layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial.
Editor : Yusron Hidayatullah