News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Pembangunan Gerai KMP di Bangkalan Mandek, Banyak Desa Belum Punya Lahan Strategis

Yusron Hidayatullah • Selasa, 16 Desember 2025 | 23:46 WIB

Ilustrasi pembangunan koperasi Merah Putih.
Ilustrasi pembangunan koperasi Merah Putih.

Radarbangkalan.id – Program Koperasi Merah Putih (KMP) yang digadang-gadang menjadi motor penggerak ekonomi desa di Bangkalan masih jalan di tempat.

Meski sudah lama diluncurkan, belum satu pun gerai koperasi yang beroperasi. Kendala utama, lahan untuk pembangunan kantor belum tersedia di banyak desa.

Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskop Umdag) Bangkalan mencatat, baru 49 desa yang berhasil membangun kantor atau gerai KMP.

Sementara 52 desa lainnya baru sebatas tahap persiapan. Sisanya masih kesulitan mencari lahan yang layak untuk mendirikan bangunan koperasi.

“Yang sudah berdiri baru 49. Sisanya masih proses, terutama soal lahan,” ujar Kepala Diskop Umdag Bangkalan, Moh. Rasuli.

Baca Juga: Dana BOK Puskesmas Bangkalan 2025 Tembus Rp12 Miliar, Kokop dan Burneh Terbesar

Menurut Rasuli, persoalan lahan menjadi tantangan paling rumit. Sebagian besar gerai KMP direncanakan berdiri di atas aset milik pemerintah desa.

Namun, tidak semua desa memiliki lahan strategis yang bisa dimanfaatkan.

Bahkan ada yang harus menyesuaikan ulang lokasi karena tidak memenuhi syarat aksesibilitas dan visibilitas.

“Tidak semua tanah milik desa itu cocok untuk gerai. Ada yang terlalu jauh dari pusat aktivitas warga,” jelasnya.

Baca Juga: Dinas KB PPPA Bangkalan Akui Sulit Telusuri Korban Lain Kasus Pencabulan Oknum Lora Pesantren

Tak hanya mengandalkan aset desa, beberapa gerai KMP juga dirancang berdiri di atas lahan milik pemerintah provinsi, kabupaten, Perhutani, bahkan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Namun, proses perizinan dan koordinasi antarinstansi membuat pembangunan tak bisa dilakukan cepat.

Rasuli menegaskan, pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan agar seluruh gerai bisa rampung dan siap diresmikan pada Maret 2026.

“Targetnya launching serentak tahun depan. Tapi semua tergantung kesiapan lahan dan bangunan,” katanya.

Baca Juga: Perkiraan Cuaca Bangkalan Hari Ini, Kecamatan Geger hingga Arosbaya Berpotensi Hujan Ringan

Program KMP sendiri digagas sebagai upaya memperkuat ekonomi lokal melalui koperasi desa yang terintegrasi.

Editor : Yusron Hidayatullah
#gerai #bangkalan #Koperasi Merah Putih #Diskop Umdag Bangkalan