Radarbangkalan.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus menggenjot capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjelang tutup tahun anggaran.
Hingga pertengahan Desember 2025, realisasi PAD tercatat sudah mencapai 93,81 persen dari target yang ditetapkan.
Meski tergolong tinggi, Wakil Bupati Bangkalan Moh. Fauzan Ja’far menegaskan bahwa capaian tersebut belum cukup.
Ia meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memaksimalkan sisa waktu agar target PAD bisa tembus 100 persen.
“Masih ada waktu. Saya harap semua OPD bisa mengoptimalkan capaian PAD agar target bisa tercapai penuh,” ujar Fauzan saat memimpin rapat koordinasi percepatan PAD di Aula Diponegoro, Kamis (18/12/2025).
Dalam rakor yang dihadiri seluruh OPD, Pemkab juga menegaskan akan mengaktifkan kembali peran Satgas SIAP PAD dan Satgas Anti Premanisme.
Langkah ini dilakukan untuk menggali potensi pajak daerah sekaligus memastikan proses pemungutan berjalan tertib dan aman.
“Pemungutan PAD harus kondusif. Satgas akan bantu memastikan tidak ada gangguan di lapangan,” tegas Fauzan.
Pemkab juga akan melakukan pendataan dan evaluasi terhadap OPD yang belum mencapai target PAD hingga akhir tahun.
Evaluasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hambatan teknis maupun administratif yang dihadapi.
“Kita ingin tahu apa saja kendalanya, supaya bisa jadi bahan perbaikan kebijakan tahun depan,” kata Fauzan.
Ia menambahkan, optimalisasi PAD sangat penting untuk mendukung pembangunan daerah dan mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer dari pusat.
Melalui rakor ini, Pemkab Bangkalan berharap terbangun komitmen dan sinergi lintas OPD dalam mengakselerasi pemenuhan target PAD.
“PAD bukan sekadar angka, tapi fondasi pelayanan publik. Kita harus kerja bersama,” pungkas Fauzan.
Editor : Yusron Hidayatullah