News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Hujan Lebat, Ratusan Warga Sampang Terdampak Banjir

Ina Herdiyana • Senin, 5 Januari 2026 | 12:26 WIB

 

MENGGENANG: warga tanpak hati-hati melintas di jalan raya Panggung, Kecamatan Sampang kemarin. AYU LATIFAH/JPRM
MENGGENANG: warga tanpak hati-hati melintas di jalan raya Panggung, Kecamatan Sampang kemarin. AYU LATIFAH/JPRM

RadarBangkalan.id - Hujan lebat terjadi di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang, Sampang, pada Sabtu (3/1) sore.

Aliran air hujan tersebut menyebabkan daya tampung Sungai Kemuning meluap.

Akibatnya, lima desa tergenang banjir. Yakni, Desa Pangilen, Banyumas, Kemuning, Pasean, dan Panggung.

Selain itu, sepanjang 100 meter ruas jalan nasional di Jalan Raya panggung turut tergenang.

Termasuk ruas jalan raya Imam Bonjol, Jalan Suhadak, Jalan Pemuda Bahari dan Pemuda Satria.

Pantauan koran ini, akses jalan nasional terhambat karena luapan air tersebut.

Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat mogok saat melintas jalan tersebut. Sebagian kendaraan memilih putar balik.

”Saat ini kondisi air Sungai Kamuning di Kabupaten Sampang terpantau siaga dua,” kata Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Sampang Mohammad Hozin Minggu (4/1).

Menurut Hozin, penyebab terjadinya banjir karena intensitas hujan tinggi di Kecamatan Robatal dan Kecamatan Karang Penang.  

Kondisi itu menyebabkan air Kali Kemuning meluap. Dia mengungkapkan, warga yang terdampak banjir mencapai 348 jumlah kepala kelurga (KK) yang tersebar di sembilan dusun.

Ketinggian air di setiap desa bervariasi. Yakni mulai 10 centimeter hingga 70 centimeter dari permukaan tanah.

”Kondisi air di hulu berada padal level normal dengan ketinggian 3,42 meter (sekitar pukul 13.20) menurut alat Early Warning System (EWS),” ungkapnya.

Di tempat terpisah, warga Desa Panggung, Kecamatan Sampang, Mufarrohah menyampaikan, luapan air Kali Kemuning kali ini lebih besar dari biasanya.

Sebab, luapan air melalui saluran drainase tersebut hingga tumpah ruah ke jalan raya. ”Tahun sebelumnya tidak setinggi sekarang,” ungkapnya.

Perempuan berusia 50 tahun itu menyampaikan, air mulai meluap sejak pukul 05.00. Air tersebut mengalir dari wilayah utara Kota Bahari.

”Sebenarnya meskipun di sini hujan deras, kalau di pantura tidak hujan tidak akan banjir,” tukasnya. (ay/bil)

Editor : Ina Herdiyana
#hujan lebat #banjir #Karang Penang #warga sampang #Terdampak #tergenang #Kota Bahari #kecamatan robatal