Niat awal hanya ingin mencari sumber air dengan pengeboran sumur, namun yang keluar justru cairan pekat berbau tajam mirip bahan bakar minyak.
Peristiwa ini terjadi Kamis (08/01/2026) siang, setelah pengeboran dilakukan sehari sebelumnya.
Saat bor mencapai kedalaman sekitar 105 meter, bukan air yang menyembur, melainkan cairan menyerupai pertalite dan minyak gas.
Kabar temuan tersebut langsung menyebar cepat. Warga sekitar pun beramai-ramai datang ke lokasi dengan membawa jerigen, botol, hingga ember untuk menampung cairan yang terus keluar deras dari lubang sumur.
“Awalnya dikira air, tapi ternyata cairan hitam pekat dengan bau menyengat. Banyak warga langsung mengambilnya,” ungkap seorang warga yang menyaksikan kejadian.
Hingga saat ini semburan cairan itu belum berhenti. Warga menyebut sudah banyak yang berhasil menampung, namun sumbernya masih terus mengalir.
Kepala BPBD Bangkalan, Zainul Qomar, membenarkan adanya laporan terkait fenomena tersebut.
Ia menyebut pihaknya sudah mengetahui informasi dan segera berkoordinasi dengan Dinas Pertambangan Provinsi Jawa Timur untuk tindak lanjut.
Editor : Yusron Hidayatullah