RadarBangkalan.id - Sebuah inisiatif unik dan kreatif datang dari warga Dusun Creccet, Desa Tobai Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.
Mereka memperbaiki jalan desa yang rusak dengan sumber dana tak biasa, yakni sumbangan atau saweran dari warganet melalui live streaming di aplikasi TikTok.
Baca Juga: Tertipu Rp30 Juta demi Masuk Batik Air, Khairun Nisa Berujung Jadi Pramugari Gadungan
Aksi warga tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial. Dalam tayangan itu, warga tampak antusias melakukan siaran langsung sambil mengerjakan pembangunan jalan.
Semangat mereka semakin terlihat ketika warganet mengirimkan gift atau hadiah digital selama live berlangsung.
Galang Dana Demi Jalan yang Tak Kunjung Diperbaiki
Live streaming sengaja dilakukan oleh tim warga sebagai upaya penggalangan dana. Tujuannya untuk membiayai perbaikan jalan desa yang sudah lama rusak dan belum mendapat perhatian dari pihak berwenang.
Dalam siaran langsung tersebut, warga menampilkan kondisi jalan secara nyata kepada para penonton.
Baca Juga: Resmi! KemenHAM Buka Lowongan 500 PPPK Tahun 2026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya
Strategi ini rupanya berhasil menarik simpati warganet yang melihat langsung kondisi infrastruktur desa.
Banyak warganet kemudian tergerak memberikan gift sebagai bentuk dukungan. Dari hasil penggalangan dana itu, sekitar 60 persen biaya pembangunan jalan berasal dari gift yang dikumpulkan melalui TikTok.
Live Streaming Dilakukan Tiga Kali Sehari
Penggalangan dana melalui platform digital ini dilakukan secara rutin. Live streaming digelar tiga kali sehari, yakni pada pagi, siang, dan malam hari. Partisipasi warga pun sangat tinggi.
Baca Juga: Doraemon Resmi Berhenti Tayang di TV Nasional, Akhiri Ritual Minggu Pagi 35 Tahun
Bahkan, untuk menyemarakkan siaran, beberapa warga ikut menari saat menerima gift dari penonton. Suasana kebersamaan dan gotong royong tampak kuat dalam setiap sesi live yang dilakukan.
Baca Juga: 7 Video CCTV Jadi Bukti Kunci Kasus Dugaan Perzinahan Insanul Fahmi dan Inara Rusli
Belum Ada Campur Tangan Pemerintah
Salah satu warga, Nur Hasan Ali Tamam, membenarkan sumber pembiayaan proyek perbaikan jalan tersebut. Ia menyebut pembangunan jalan dilakukan secara swadaya oleh warga.
“Hingga saat ini belum ada campur tangan dari pihak pemerintah, baik dari pemerintah desa maupun dari pemerintah kabupaten,” kata Nur Hasan Ali Tamam, Kamis, 8 Januari 2026.
Ia menjelaskan, dana pembangunan jalan desa murni berasal dari dua sumber, yakni hasil gift dari live streaming TikTok dan sumbangan sukarela warga sekitar.
Inisiatif ini pun menuai apresiasi luas karena dinilai kreatif dan mencerminkan semangat gotong royong masyarakat desa.
Baca Juga: Eks Direktur SMA Akui Terima 7.000 Dollar AS dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook
Editor : Ubaidillah