Radarbangkalan.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, pada Jumat malam (09/01/2026) menyebabkan sungai setempat meluap.
Akibatnya, banjir merendam enam kampung dan menutup total akses jalan nasional yang menghubungkan Bangkalan dan Sampang.
Jalan utama di depan Pasar Blega ikut terendam, membuat arus lalu lintas lumpuh.
Sejumlah pengendara terpaksa menepikan kendaraan karena khawatir mogok saat menerobos genangan air.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, M. Zainul Qomar, menyebutkan enam kampung yang terdampak banjir, yakni Planggaran, Karangkemasan, Laok Sungai, Klabengan, Sempar, dan Pekadan.
“Banjir tidak hanya merendam rumah warga, tapi juga sekolah, pasar, dan jalan raya. Kami langsung turun ke lokasi untuk meninjau dan melakukan pendataan,” ujar Qomar, Sabtu (10/01/2026).
Tim BPBD Bangkalan saat ini masih melakukan pendataan jumlah warga terdampak.
Qomar menegaskan bahwa data sementara bisa saja bertambah, mengingat kondisi banjir yang meluas dan belum sepenuhnya surut.
“Data yang kami miliki belum final. Kami terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan relawan untuk memastikan semua warga terdampak terdata,” tambahnya.
Banjir di Blega menjadi perhatian serius karena merendam jalur vital antar kabupaten.
Warga diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area genangan demi keselamatan.
Editor : Yusron Hidayatullah