News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Bazar Takjil Ramadan Jadi Obat Rindu Perantau Bangkalan

Ina Herdiyana • Rabu, 4 Maret 2026 | 11:35 WIB

 

JADI PRIMADONA: Kru Kedai Dede melayani pembeli dengan antusias. VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM
JADI PRIMADONA: Kru Kedai Dede melayani pembeli dengan antusias. VIVIN AGUSTIN HARTONO/JPRM

RadarBangkalan.id – Kehadiran Bazar Takjil Ramadan di Alun-Alun Bangkalan menjadi magnet tersendiri, khususnya bagi para perantau.

Kegiatan ini bukan sekadar ajang berburu hidangan berbuka, tetapi juga menjadi penawar rindu akan kampung halaman.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bangkalan Ismet Effendi saat membuka Bazar Takjil Ramadan pada Kamis (19/2).

Menurut dia, Ramadan merupakan momentum tepat bagi para perantau untuk pulang.

Mereka dapat kembali merasakan suasana khas daerah sekaligus menikmati aneka kuliner tradisional yang sulit dijumpai di tanah rantau.

Dia menuturkan, ragam makanan dan minuman manis menjadi incaran utama warga menjelang waktu berbuka.

Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya pengunjung yang memadati area bazar setiap sore.

Selain menghadirkan nuansa kebersamaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku UMKM lokal.

Dengan tingginya minat masyarakat, bazar takjil menjadi peluang strategis untuk meningkatkan pendapatan para pedagang selama Ramadan. (*/han)

Editor : Ina Herdiyana
#perantau #Bazar Takjil Ramadan #bangkalan #Obat Rindu