RadarBangkalan.id – Jabatan Kepala Inspektorat Sumenep bertahun-tahun dibiarkan kosong. Hingga sekerang, jabatan tersebut masih dijabat pelaksana tugas (Plt). Pemerintah Kabupaten Sumenep belum ada rencana untuk mengisi jabatan tersebut.
Kepala BKPSDM Sumenep Benny Irawan mengatakan, jabatan kepala inspektorat memang lama kosong.
Pihaknya bukan membiarkan posisinya dijabat Plt, melainkan masih menunggu waktu yang tepat untuk mengisi jabatan tersebut.
Baca Juga: Ditertibkan Berkali-kali, Rokok Bodong Tetap Leluasa Beredar
Menurut dia, butuh pejabat yang berpengalaman untuk mengisi jabatan tersebut. Sebab, kepala inspektorat merupakan jabatan strategis yang tidak bisa diisi oleh sembarang orang.
“Nanti pasti akan kami lakukan seleksi terbuka untuk pengisian jabatan kepala inspektorat,” katanya.
Benny mengaku, pihaknya tengah fokus mengisi jabatan kosong setara eselon IIB yang lain.
Di antaranya, Kepala Dinas Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) dan staf ahli bidang ekonomi pembangunan dan keuangan.
Baca Juga: Tragis! Moh. Sapik Tewas dalam Tabrak Lari, Pikap Misterius Diburu Polisi
Kemudian, staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik serta jabatan staf ahli bidang kemasyarakatan dan sumber daya manusia. “Sekarang kita masih lakukan seleksi untuk pengisian empat eselon IIB,” ucapnya.
Benny mengungkapkan, setelah pengisian empat jabatan rampung, pihaknya akan membuka seleksi untuk jabatan kepala inspektorat.
“Yang jelas, nanti akan dilakukan seleksi terbuka. Dalam proses pengisian jabatan strategis ini harus dilakukan secara transparan dan melibatkan pansel yang berkompeten,” ungkapnya.
Anggota Komisi I DPRD Sumenep Holik mengatakan, inspektorat ini merupakan instansi penegak hukum di lingkungan pemerintahan.
Baca Juga: Barcelona Hancurkan Real Madrid 6-2, Linda Caicedo Cetak Brace
Jadi, harus dicari pejabat yang senior dan berpengalaman. Juga disiplin dan memiliki etos kerja yang baik.
“Setiap ada pelanggaran ASN kan yang menindak inspektorat. Jadi, kepala inspektorat harus dijabat orang yang memang memiliki disiplin dan kinerja yang bagus,” sarannya. (iqb/bil)
Editor : Ina Herdiyana