RadarBangkalan.id - Proyek pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih (Kopdes) di Dusun Dung Gadung, Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang menuai sorotan publik. Hal ini menyusul temuan dugaan pekerjaan konstruksi yang tidak sesuai standar.
Berdasarkan pantauan di lokasi, pemasangan rangka besi atap terlihat tidak presisi. Beberapa bagian tampak bengkok dan tidak simetris, sehingga memunculkan dugaan bahwa proses pengerjaan dilakukan secara tidak maksimal dan berpotensi menggunakan material di bawah standar.
Baca Juga: Badko HMI Sultra Segel Lahan PT KNI di Kolaka, Soroti Dugaan Tambang Ilegal
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kualitas serta keamanan bangunan dalam jangka panjang, terutama karena struktur atap merupakan komponen vital dalam konstruksi gedung.
Respons Pelaksana Dipertanyakan
Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Komandan Rayon Militer (Danramil) Banyuates, Joko Sulaksono, memberikan tanggapan yang dinilai tidak menjawab substansi temuan di lapangan.
Baca Juga: Viral Mobil Pecah Ban di Tol Jagorawi, Jasamarga Temukan 8 Titik Jalan Rusak
Ia justru mempertanyakan dasar informasi yang disampaikan oleh awak media tanpa memberikan penjelasan teknis terkait kondisi rangka atap tersebut.
Sikap tersebut memicu pertanyaan dari masyarakat mengenai transparansi dan pengawasan dalam pelaksanaan proyek, terlebih pembangunan ini menggunakan anggaran untuk kepentingan publik.
Dugaan Ketidaksesuaian Standar Konstruksi
Dokumentasi berupa foto dan video yang diperoleh di lapangan menunjukkan adanya ketidaksimetrian pada rangka atap. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pekerjaan tidak dilakukan sesuai standar konstruksi yang semestinya.
Jika benar terjadi, kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko keselamatan serta menurunkan kualitas bangunan secara keseluruhan.
Baca Juga: 951 Pinjol Ilegal Ditutup OJK, Dana Korban Rp585 Miliar Berhasil Diamankan
Desakan Evaluasi dan Pengawasan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi lanjutan dari pihak pelaksana proyek terkait dugaan tersebut maupun rencana evaluasi dan perbaikan.
Masyarakat berharap instansi terkait segera turun tangan melakukan pemeriksaan menyeluruh guna memastikan proyek pembangunan Gedung Kopdes berjalan sesuai standar teknis, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: Bupati Lembata Dorong Ekonomi Nyata, Program Pemantik Hasilkan Rp47 Juta dari Panen Semangka
Editor : Ubaidillah