RadarBangkalan.id - Rencana pembangunan Islamic Science Park yang digadang-gadang menjadi pusat peradaban baru di Pulau Madura kini menghadapi sorotan serius. Lahan proyek strategis tersebut diduga digunakan sebagai lokasi pembuangan sampah oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan.
Lokasi yang menjadi polemik berada di Desa Sukolilo Barat, Kecamatan Labang, Bangkalan, tepat di kawasan akses menuju Jembatan Suramadu. Dalam sepekan terakhir, warga setempat mengaku melihat peningkatan volume sampah di lahan yang direncanakan untuk proyek kawasan religi dan edukasi tersebut.
Baca Juga: MCS Desak Kodim 0828 Sampang Buka Data Anggaran Proyek KDMP, Ada Dugaan Kejanggalan
Warga Tolak Pembuangan Sampah di Lahan ISP
Warga Desa Sukolilo Barat menyampaikan penolakan terhadap dugaan pembuangan sampah di lokasi proyek. Mereka menilai langkah tersebut dapat menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta merusak citra kawasan yang semestinya dipersiapkan untuk proyek prestisius bertaraf internasional.
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Tekanan Global dan Harga Minyak Jadi Pemicu
Keluhan warga juga muncul karena lokasi tersebut berada di gerbang utama menuju Pulau Madura. Mereka khawatir keberadaan tumpukan sampah justru memperburuk wajah kawasan strategis di sekitar Suramadu.
Salah satu perwakilan warga menyebut masyarakat mendukung pembangunan Islamic Science Park, tetapi menolak keras jika lahan tersebut dialihfungsikan sebagai tempat pembuangan sampah sementara.
Baca Juga: Dugaan Mark Up Program Makan Bergizi Gratis di Bangkalan, 5 Dapur Yayasan Al Anwar Jadi Sorotan
Krisis TPA Diduga Jadi Pemicu
Persoalan ini diduga berakar dari krisis lahan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Bangkalan. Kondisi tersebut disebut membuat pengelolaan sampah di daerah tersebut kembali menemui jalan buntu.
Baca Juga: Diduga KPK Gadungan Datangi Desa di Bangkalan, Minta Data Dana Desa Secara Mencurigakan
Akibat keterbatasan fasilitas, muncul dugaan bahwa DLH Bangkalan mengambil langkah darurat dengan memanfaatkan lahan kosong milik negara sebagai lokasi pembuangan sementara tanpa proses pengolahan yang sesuai.
Situasi ini memicu kritik karena dianggap sebagai solusi instan yang justru menimbulkan persoalan baru bagi proyek strategis daerah.
Dikhawatirkan Ganggu Investasi Proyek
Dugaan pembuangan sampah di lahan Islamic Science Park dikhawatirkan akan berdampak terhadap minat investor. Keberadaan sampah di area proyek berpotensi menurunkan daya tarik kawasan sekaligus mengaburkan citra pengembangan pusat wisata religi dan edukasi yang telah direncanakan.
Baca Juga: Kapolres Bangkalan Gandeng Kepala Desa Berantas Curwan, PKDI Siap di Garda Terdepan
Warga meminta pemerintah daerah segera menghentikan aktivitas pembuangan sampah di lokasi tersebut. Mereka juga mendesak pembersihan total lahan serta penyusunan solusi jangka panjang untuk manajemen sampah di Bangkalan.
Hingga kini, pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bangkalan belum memberikan keterangan resmi terkait alasan pemilihan lokasi tersebut sebagai titik pembuangan.
Editor : Ubaidillah