RadarBangkalan.id - Penyaluran bantuan sosial (bansos) beras dari Perum Bulog di Bangkalan kembali menjadi sorotan. Forum Pemuda Bangkalan menyebut menemukan indikasi kuat adanya penyelewengan distribusi bantuan yang diduga menyebabkan penyaluran tidak tepat sasaran.
Ketua Forum Pemuda Bangkalan, MK, mengungkapkan banyak aduan dari masyarakat terkait penyaluran bansos beras pada periode Mei 2026. Keluhan utama datang dari warga yang seharusnya menerima bantuan, namun justru tidak tercantum sebagai penerima, sementara bantuan disalurkan kepada nama lain yang tidak ada dalam daftar resmi.
Baca Juga: Nadiem Makarim Jalani Operasi Usai Dituntut 18 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Menurut MK, kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya manipulasi data dalam proses distribusi bantuan. Ia menyebut temuan di lapangan menunjukkan ketidaksesuaian antara daftar penerima resmi dengan warga yang benar-benar menerima beras.
Selain persoalan data penerima, sejumlah petugas operator sistem juga dilaporkan mengalami kendala saat proses verifikasi. Petugas mengaku kesulitan saat mengakses sistem, termasuk gagal login maupun tidak dapat memasukkan data verifikasi penerima bantuan.
Baca Juga: Dana Program Indonesia Pintar di Bangkalan Diduga Dipotong, SDN 1 Dlemer Jadi Sorotan
MK menilai gangguan teknis tersebut berpotensi menjadi celah terjadinya penyimpangan distribusi. Ia menegaskan persoalan ini tidak bisa dianggap sekadar masalah teknis biasa, melainkan perlu ditelusuri karena ada dugaan unsur kesengajaan.
Forum Pemuda Bangkalan menyatakan siap membawa sejumlah bukti aduan warga ke aparat penegak hukum. Laporan tersebut rencananya akan disampaikan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait agar dugaan penyelewengan dapat diproses secara hukum.
Baca Juga: Lahan Islamic Science Park di Bangkalan Diduga Jadi Tempat Pembuangan Sampah, Warga Protes
Selain itu, pihaknya meminta pemerintah daerah bersama Perum Bulog melakukan evaluasi total terhadap sistem distribusi bantuan di Bangkalan. Evaluasi dianggap penting agar penyaluran bansos benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
Baca Juga: Video Guru Bahasa Inggris Viral di TikTok, Netizen Soroti Dugaan Settingan dan Link Berbahaya
Menurut Forum Pemuda Bangkalan, bantuan beras seharusnya menjadi hak warga kurang mampu. Karena itu, mereka mendesak agar tidak ada oknum yang memanfaatkan program sosial untuk kepentingan tertentu.
Kasus ini menambah daftar persoalan distribusi bantuan sosial di daerah. Pemerintah daerah diharapkan segera menindaklanjuti aduan tersebut guna memastikan penyaluran bansos berjalan transparan dan tepat sasaran.
Editor : Ubaidillah