BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Malam penuh haru dan kebahagiaan menyelimuti halaman UPTD SDN Blega 2, Kecamatan Blega, Kabupaten Bangkalan, Jumat (12/6). Acara perpisahan dan pelepasan siswa kelas VI digelar meriah dengan berbagai penampilan seni dari siswa-siswi sekolah tersebut.
Suasana semakin semarak ketika panggung dihiasi berbagai tarian tradisional, musik, dan penampilan karate yang dibawakan oleh para siswa. Kreativitas anak-anak SDN Blega 2 benar-benar menjadi hiburan sekaligus kebanggaan bagi para orang tua dan guru yang hadir.
Dalam sambutannya, Kepala UPTD SDN Blega 2, Abdul Rosyid, menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada para wali murid. Menurutnya, pihak sekolah hanya memfasilitasi, sementara gagasan pelepasan siswa secara meriah ini sepenuhnya diprakarsai oleh orang tua.
“Kami berterima kasih kepada wali murid yang telah memprakarsai acara ini. Kami hanya memfasilitasi agar anak-anak bisa merasakan momen berharga sebelum melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujar Abdul Rosyid.
Ia juga berpesan agar para siswa yang telah lulus tidak berhenti belajar. Pendidikan, tegasnya, adalah bekal utama untuk masa depan. “Jika anak tidak dibekali pendidikan, maka akan mudah terpengaruh oleh hal-hal buruk,” tambahnya penuh makna.
Acara yang berlangsung malam hari itu mencapai puncak emosional ketika para siswa kelas VI memasuki prosesi ungkapan cinta dan kasih sayang kepada orang tua. Setiap anak diberi bunga untuk diberikan langsung kepada ayah dan ibu mereka.
Tangis haru pun pecah. Banyak siswa dan orang tua tak kuasa menahan air mata saat bunga berpindah tangan, melambangkan rasa terima kasih atas kasih sayang dan perjuangan orang tua mendampingi pendidikan anak.
Perpisahan ini bukan sekadar akhir perjalanan di UPTD SDN Blega 2, melainkan awal langkah baru menuju masa depan. Dengan dukungan orang tua dan pesan bijak dari kepala sekolah, para siswa diharapkan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
Acara pelepasan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga hasil sinergi antara guru, orang tua, dan siswa. (gik/dry)
Editor : Hendriyanto