BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) yang berlangsung di Institut Agama Islam Syaichona Muhammad Cholil (Insya) Bangkalan, Selasa (24/6).
Kehadiran kepala negara itu diperkirakan disambut ribuan santri dan pelajar.
Pengasuh Ponpes Syaikhona Cholil RKH Nasih Aschal menyampaikan, berbagai persiapan menjelang penutupan Munas terus dimatangkan.
Kesiapan acara telah dibahas dalam rapat koordinasi bersama Ketua Panitia Munas NU Saifullah Yusuf di Pendopo Agung Bangkalan, Minggu (22/6) malam.
Menurut Ra Nasih, Presiden Prabowo dipastikan hadir sesuai agenda yang telah disusun panitia.
Setiba di Bangkalan sekitar pukul 12.00, presiden dijadwalkan berziarah ke Maqbarah Syaikhona Kholil sebelum menuju lokasi penutupan Munas.
“Agenda pertama ziarah ke Maqbarah Syaikhona Kholil, setelah itu langsung menuju tempat acara,” ujarnya.
Baca Juga: Penarikan Retribusi Sampah Dapur MBG Dinilai Belum Optimal, DPRD Minta DLH Lebih Proaktif
Sejumlah persiapan di lapangan juga hampir tuntas. Bendera NU telah menghiasi sejumlah ruas jalan menuju lokasi kegiatan.
Infrastruktur pendukung, termasuk akses menuju area acara, telah diperbaiki untuk menunjang kelancaran kunjungan presiden.
Di sisi lain, aparat gabungan TNI dan Polri mulai mengamankan sejumlah titik strategis.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Baca Juga: Gagal Penalti Tak Hentikan Messi, Argentina Tetap Menang 2-0 atas Austria
“Kami juga akan melaksanakan gladi penyambutan presiden. Secara umum persiapan sudah hampir selesai,” tambahnya.
Kabag Ops Polres Bangkalan AKP Sumanto menyampaikan, ratusan personel gabungan akan diterjunkan dalam pengamanan kunjungan Presiden Prabowo.
Namun, jumlah pasti personel yang dilibatkan masih menunggu hasil koordinasi lanjutan bersama unsur TNI.
“Kami masih akan melakukan rapat koordinasi dengan Danrem sehingga jumlah personel yang bertugas belum bisa dipastikan,” jelasnya. (za/han)
Editor : Ina Herdiyana