BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Meninggalnya aparatur sipil negara (ASN) di dalam mobil Toyota Innova bernopol M 1090 GP yang ditemukan di kawasan Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, memunculkan fakta baru.
Korban Ruli Yunis Setiawati, 50, warga Jalan Flamboyan, No. 18, Perumda Bangkalan, diduga meninggal sebelum kendaraan memasuki area bandara.
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa otopsi terhadap jenazah korban telah rampung dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Porong pada Rabu (24/6) malam.
Baca Juga: Klasemen Piala Dunia 2026 Terbaru Jelang Matchday 3, Argentina Masih Sempurna
Meski demikian, pihak berwenang belum menyampaikan hasil resmi pemeriksaan tersebut kepada publik maupun keluarga korban.
Kuasa hukum korban, Risang Bima Wijaya, mengungkapkan bahwa informasi awal dari tim Inafis Polresta Sidoarjo menyebutkan, kondisi jenazah sudah mengalami pembusukan lanjut dan belum ditemukan tanda-tanda kekerasan.
Namun, dia menegaskan bahwa keterangan itu masih perlu diverifikasi karena tidak disampaikan langsung oleh dokter forensik.
Berdasarkan rekaman CCTV, Risang menduga korban sudah tidak bernyawa saat kendaraan memasuki area Bandara Juanda.
Baca Juga: Swiss dan Kanada Pastikan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026, Ini Daftar Tim yang Lolos
Dalam rekaman tersebut, korban berada di kursi penumpang depan dengan posisi kursi direbahkan, sama seperti saat jasad ditemukan.
Selain itu, terdapat beberapa hal yang dianggap janggal, termasuk hilangnya kunci mobil dinas korban.
Dia menduga, kendaraan tersebut sengaja dikunci dari luar sebelum ditinggalkan. Meski demikian, barang-barang pribadi korban, termasuk telepon seluler, masih berada di dalam mobil.
Penyebab kematian korban belum dapat dipastikan. Kemungkinan korban meninggal akibat kondisi kesehatan seperti serangan jantung tetap terbuka.
Baca Juga: Vinicius Jr Bawa Brasil Memimpin 2-0 Lawan Skotlandia, Satu Gol Dianulir VAR
Namun, Risang menilai terdapat indikasi tindak pidana karena adanya dugaan upaya menyembunyikan keberadaan korban.
Sebelumnya, Ruli Yunis Setiawati yang menjabat sebagai sekretaris DPRKP Bangkalan diperkirakan memasuki area parkir Bandara Juanda pada Sabtu (20/6).
Jenazahnya baru ditemukan empat hari kemudian setelah muncul bau menyengat dan cairan yang keluar dari kendaraan. (za/dry)
Editor : Ina Herdiyana