News Viral Showbiz Otomotif Teknologi Food & Travel Sport Opini Kesehatan Video

Sebaran Dokter Umum Tak Merata, Dinkes Bangkalan Janji Tata Ulang

Ina Herdiyana • Senin, 29 Juni 2026 | 12:37 WIB
Ilustrasi Persebaran dokter umum.
Ilustrasi Persebaran dokter umum.

BANGKALAN, RadarMadura.id – Sebaran dokter umum di puskesmas belum merata.

Indikasinya, terdapat puskesmas yang hanya memiliki satu hingga dua dokter umum.

Namun, di sisi lain juga terdapat puskesmas yang memiliki lima hingga enam dokter umum.

Baca Juga: Tiga Atlet Judo Bangkalan Terhenti di Babak Semifinal Piala Kasad 2026

Ketimpangan sebaran dokter tersebut harus disikapi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan.

Dengan demikian, layanan publik di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) milik pemerintah bisa optimal.

Kepala Dinkes Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Nunuk Kristiani tak memungkiri sebaran dokter di puskesmas belum merata.

Namun, pihaknya berjanji akan segera menyikapi persoalan itu demi optimalnya pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga: PBVSI Sumenep Bidik Emas di Kejurprov Voli Pantai U-17

"Nanti kita akan tata ulang (sebaran dokter). Khususnya bagi yang berstatus sebagai ASN (aparatur sipil negara)," katanya.

Penataan hanya akan dilakukan terhadap dokter yang berstatus sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Sebab, dokter yang berstatus sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tidak diperkenankan untuk pindah tugas.

"Kami sudah mencoba mencari formulasi (untuk penataan dokter). Tapi, masih belum selesai, karena beberapa dokter rumahnya jauh dari puskesmas yang kekurangan tenaga dokter," imbuhnya.

Baca Juga: PBVSI Sumenep Bidik Emas di Kejurprov Voli Pantai U-17

Terdapat empat puskesmas yang tercatat memiliki satu dokter umum. Yakni, Puskesmas Tanjungbumi, Socah, Banjar, dan Konang.

Menurut Nunuk, Puskesmas Socah sebenarnya memiliki dua dokter umum, namun berstatus sebagai tenaga BLUD.

Sedangkan FKTP yang memiliki lima hingga enam dokter adalah Puskesmas Blega, Burneh, dan Sepulu.

"Kalau hanya satu dokter memang kurang, karena layanannya di dalam dan luar puskesmas," katanya.

Baca Juga: Ratusan Rider Meriahkan Bhayangkara Trail Adventure 2026

Kepala Puskesmas Socah Faridal Atros membenarkan jumlah dokter umum hanya dua orang. Semuanya berstatus sebagai pegawai BLUD.

Pihaknya mengeklaim jumlah tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan layanan kepada masyarakat.

"Rasionya, satu dokter melayani 5.000 orang. Kebetulan di Kecamatan Socah juga banyak dokter praktik mandiri, juga ada Puskesmas Jaddih," katanya. (jup)

Editor : Ina Herdiyana
#dokter umum #tidak merata #puskesmas #Dinkes Bangkalan