BANGKALAN, RadarBangkalan.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali bergulir seiring dimulainya tahun ajaran 2026/2027, Senin (13/7).
Skema penyaluran belum mengalami perubahan, termasuk daftar penerima manfaat. Siswa jenjang SD hingga SMA/SMK sederajat masih tetap mendapatkan program tersebut.
Ketua Satgas MBG Bangkalan Bambang Budi Mustika mengatakan, penyaluran MBG sempat dihentikan selama libur semester sekolah.
Baca Juga: Telan Anggaran Puluhan Miliar, Sentra IKM Masih Minim Aktivitas
Namun, sejak kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung, distribusi makanan bergizi dilakukan dengan mekanisme yang sama seperti sebelumnya.
Menurut dia, hingga kini Badan Gizi Nasional (BGN) belum menerbitkan kebijakan baru terkait rencana pengurangan penerima manfaat.
Wacana penghentian program bagi siswa SMA/SMK sederajat pun belum direalisasikan.
”Memang sempat ada rencana siswa SMA sederajat tidak lagi menjadi penerima MBG, tetapi sampai sekarang pelaksanaannya masih tetap berjalan,” ujarnya.
Baca Juga: Khawatir Ditinggalkan Calon Siswa, Kelas Bambu SDN Banjar 4 Mulai Digunakan untuk KBM
Bambang menambahkan, saat ini terdapat 122 dapur MBG yang beroperasi di Kabupaten Bangkalan.
Sejumlah dapur yang sebelumnya sempat dihentikan sementara akibat persoalan instalasi pengolahan air dan limbah (IPAL) kini telah kembali beroperasi setelah status penangguhannya dicabut.
Sementara itu, PIC MBG SDN Kemayoran 1 Bangkalan Feri Arianto menyampaikan, para siswa kembali menerima paket makanan bergizi setelah sekitar tiga pekan program diliburkan.
Menu yang disajikan pada hari pertama terdiri atas nasi putih, ayam, sayuran, dan buah leci.
Baca Juga: Atlet Binaan Orado Bertambah, Juara Kapolres Cup Disiapkan Hadapi Kejurprov hingga Porprov
Dia berharap penyedia MBG terus menyesuaikan variasi menu dengan selera siswa agar makanan yang dibagikan dapat dikonsumsi secara optimal.
”Harapannya, menu yang disiapkan sesuai dengan selera anak-anak sehingga mereka menikmati makanan yang diberikan,” katanya. (za/jup)
Editor : Ina Herdiyana