Pemkab Bangkalan Wajibkan Fasilitas Kesehatan Kelola Limbah Lewat IPAL Sesuai Standar Lingkungan

Ubaidillah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 19:26 WIB
Bangkalan Perkuat Pengawasan Limbah Medis, Faskes Diminta Operasikan IPAL Secara Optimal.
Bangkalan Perkuat Pengawasan Limbah Medis, Faskes Diminta Operasikan IPAL Secara Optimal.

 

RadarBangkalan.id - Pemerintah Kabupaten Bangkalan terus memperkuat upaya penegakan aturan lingkungan di sektor kesehatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang digelar di Puskesmas Tanah Merah, Senin (10/8/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional dan Hari Konservasi Alam Nasional dengan mengusung tema “Membangun Kesadaran Etika Melalui Pengolahan Air Limbah: Sinergi Pelayanan Kesehatan dan Pelestarian Lingkungan.”

Baca Juga: Investasi Industri China di Bangkalan Disambut HIPMI, Dinilai Buka Banyak Lapangan Kerja

IPAL Disebut Kewajiban Hukum dan Moral

Acara dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangkalan, Ahmad Sidiq, yang hadir mewakili Bupati Bangkalan.

Dalam sambutannya, Ahmad Sidiq menegaskan bahwa pengoperasian IPAL di seluruh fasilitas kesehatan, baik rumah sakit, puskesmas, maupun klinik, merupakan kewajiban yang harus dipenuhi.

"Izin pengelolaan air limbah ini sangat krusial. Ini bukan sekadar urusan administratif di atas kertas, melainkan bentuk tanggung jawab nyata kita dalam menjaga kesehatan masyarakat sekaligus kelestarian lingkungan di Bangkalan," ujarnya.

Baca Juga: Titik Api di Bromo Masih Tersisa, Tiga Helikopter Water Bombing Terus Dikerahkan

Menurutnya, pengelolaan limbah medis yang baik menjadi bagian penting dalam menciptakan pelayanan kesehatan yang aman dan berkelanjutan.

Limbah Medis Berpotensi Cemari Lingkungan

DLH Bangkalan mengingatkan bahwa limbah medis yang dibuang tanpa proses pengolahan yang benar dapat menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan.

Pencemaran air tanah, kerusakan ekosistem, hingga ancaman terhadap kesehatan masyarakat menjadi risiko yang harus dicegah melalui pengoperasian IPAL yang sesuai standar.

Karena itu, seluruh fasilitas kesehatan diminta memastikan sistem pengolahan limbah berjalan optimal dan memenuhi ketentuan yang berlaku.

Baca Juga: BPOM Temukan MinyaKita Berbau Solar, Masyarakat Diminta Jangan Gunakan dan Segera Lapor

Tiga Fokus Komitmen DLH Bangkalan

Dalam sosialisasi tersebut, DLH Bangkalan menegaskan tiga fokus utama yang akan menjadi perhatian dalam pengelolaan limbah fasilitas kesehatan.

1. Percepatan Perizinan IPAL
Seluruh pengelola rumah sakit, puskesmas, dan klinik didorong segera melengkapi dokumen legalitas serta izin pengelolaan air limbah.

2. Kepatuhan terhadap Baku Mutu Lingkungan
Fasilitas kesehatan diwajibkan menjalankan operasional dan pemeliharaan IPAL secara konsisten sesuai standar baku mutu yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Apakah Hantu Benar-Benar Ada? Profesor Psikologi Jelaskan dari Sudut Pandang Ilmiah

3. Penguatan Sinergi Antarinstansi
Koordinasi antara Dinas Kesehatan, DLH, dan manajemen fasilitas kesehatan akan terus diperkuat untuk memastikan pengelolaan limbah berjalan efektif.

"Prinsipnya, kami ingin pelayanan kesehatan di Bangkalan tetap berjalan maksimal, namun kelestarian lingkungan tidak boleh dikorbankan. Kedua aspek ini harus berjalan secara beriringan," tegas Ahmad Sidiq.

Baca Juga: Manchester City Kalahkan Atletico Madrid 3-1, Ait-Nouri Cetak Gol Penutup

Diikuti Seluruh Fasilitas Kesehatan

Sosialisasi IPAL ini diikuti oleh perwakilan rumah sakit, puskesmas, dan klinik dari berbagai wilayah di Kabupaten Bangkalan.

Selain penyampaian kebijakan dan arahan strategis, peserta juga mendapatkan pemaparan teknis mengenai standar operasional IPAL serta prosedur perizinan yang sesuai regulasi.

Baca Juga: Borussia Dortmund Taklukkan Arsenal 3-2, Gyokeres Cetak Gol Penalti

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bangkalan berharap seluruh fasilitas kesehatan semakin memahami pentingnya pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat.

Editor : Ubaidillah
IPAL Bangkalan pengolahan air limbah Bangkalan limbah medis fasilitas kesehatan Bangkalan DLH Bangkalan