Kekeringan Malang Selatan Makin Parah, BPBD Distribusikan 105 Ribu Liter Air

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 06:17 WIB
Distribusi air bersih ke Malang Selatan (Foto: Dok. Istimewa)
Distribusi air bersih ke Malang Selatan (Foto: Dok. Istimewa)

 

RadarBangkalan.id - Krisis air bersih akibat kekeringan melanda sejumlah wilayah Malang Selatan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang telah mendistribusikan 105 ribu liter air bersih kepada 4.910 jiwa selama periode 8-14 Agustus 2026.

Distribusi air bersih tersebut menyasar wilayah Kecamatan Sumbermanjing Wetan dan Gedangan yang terdampak kekeringan. BPBD Kabupaten Malang memastikan penyaluran bantuan akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan pasokan air.

Baca Juga: Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal, 50 Ribu Paket Sembako Dikirim

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, mengatakan distribusi air dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan air bersih di tengah kondisi kekeringan.

Warga Sumberagung Terima 65 Ribu Liter Air

Salah satu wilayah yang mendapatkan bantuan adalah Desa Sumberagung, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. BPBD Kabupaten Malang telah menyalurkan 65 ribu liter air bersih selama 8-14 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diberikan kepada 801 kepala keluarga atau sekitar 3.119 jiwa yang terdampak krisis air bersih.

Baca Juga: Viral di Singapura, Lansia Belajar Parkour untuk Jaga Keseimbangan dan Cegah Cedera

Selain untuk warga, BPBD juga menyalurkan air bersih ke Puskesmas Sitiarjo, Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Fasilitas kesehatan tersebut menerima bantuan sebanyak 10 ribu liter air.

Gedangan Juga Terdampak Kekeringan

Distribusi air bersih juga dilakukan di Kecamatan Gedangan, tepatnya Desa Tumpakrejo. Pada periode 12-13 Agustus 2026, BPBD mencatat bantuan air yang disalurkan ke wilayah tersebut mencapai 30 ribu liter.

Dengan penyaluran di dua wilayah tersebut, total distribusi air bersih mencapai 105 ribu liter selama 8-14 Agustus 2026.

Baca Juga: IDI Buka Suara soal Konten Fahira Almira, Tegaskan Kritik Pasien Tidak Perlu Dibawa ke Ranah Hukum

BPBD menyebut distribusi dilakukan secara rutin dengan volume sekitar 20 ribu liter air bersih setiap hari, menyesuaikan kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak.

4.910 Jiwa Mendapat Bantuan Air

Secara keseluruhan, sekitar 1.361 kepala keluarga atau 4.910 jiwa mendapatkan manfaat dari distribusi air bersih di dua desa yang berada di dua kecamatan.

Baca Juga: Investasi Industri China di Bangkalan Disambut HIPMI, Dinilai Buka Banyak Lapangan Kerja

Krisis air bersih terjadi seiring kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Malang. Bantuan air menjadi langkah darurat untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Sadono menegaskan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masyarakat masih membutuhkan bantuan.

Editor : Ubaidillah
bpbd malang distribusi air bersih malang kekeringan