Karnaval Sound Horeg di Banyuwangi Dihentikan, Peserta Ambruk dan Meninggal Dunia

Ubaidillah • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 07:49 WIB
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)
Ilustrasi jenazah (Foto: Thinkstock)

RadarBangkalan.id - Nahas menimpa Bonari (44), warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Ia meninggal dunia saat mengikuti karnaval budaya dan parade sound horeg dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI.

Bonari diketahui merupakan penyewa perangkat sound system Bledek Audio. Ia mendadak ambruk saat mengikuti parade pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB. Peristiwa tersebut membuat parade sound horeg akhirnya dihentikan.

Baca Juga: Rebutan 300 Kupon Berkat Maulid Nabi di Banyuwangi Berujung Saling Pukul

Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi membenarkan adanya peserta yang meninggal dunia dalam kegiatan tersebut.

"Satu orang meninggal dunia dalam acara karnaval budaya dan parade sound horeg di Desa Sumbermulyo," kata Didik saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).

Diduga Serangan Jantung Usai Minum Arak

Didik menjelaskan, Bonari diduga mengalami serangan jantung setelah mengonsumsi minuman keras jenis arak sebelum acara dimulai.

Menurutnya, korban diduga terlalu banyak mengonsumsi minuman tersebut sehingga kondisi jantungnya tidak kuat ketika mengikuti parade.

"Korban terlalu banyak minum minuman keras jenis arak. Diduga jantung korban tidak kuat," ujar Didik.

Baca Juga: Tradisi Lempar Uang Maulid Nabi di Kediri, Jemaah Selipkan Doa Bisa ke Baitullah

Kronologi Bonari Ambruk Saat Parade

Peristiwa bermula ketika Bonari berjalan mengikuti rombongan parade sound horeg. Setelah menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari garis start, tubuh korban tiba-tiba oleng.

Baca Juga: Tangis Mahasiswi ALSU Pecah Saat Minta Maaf ke Ibu di Polrestabes Surabaya

Bonari kemudian terjatuh dan terkapar di atas aspal. Peserta lain bersama petugas yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan dengan membawa korban ke Puskesmas Pesanggaran.

Namun, upaya penanganan medis tidak berhasil menyelamatkan nyawa Bonari.

"Nyawa korban tidak tertolong dan meninggal dunia," kata Didik.

Parade Sound Horeg Dihentikan

Meninggalnya Bonari membuat parade sound horeg dalam rangkaian karnaval budaya HUT ke-81 RI di Desa Sumbermulyo dihentikan.

Baca Juga: Dugaan Penyalahgunaan Dana PIP di Bangkalan, FPB Minta Polres Segera Beri Kepastian Hukum

Parade tersebut dihentikan total pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB setelah seorang peserta meninggal dunia saat mengikuti kegiatan.

Bonari merupakan warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, sekaligus penyewa perangkat sound system Bledek Audio yang digunakan dalam parade tersebut.

 Baca Juga: Parkir Berlangganan Bangkalan Dipertanyakan, Warga Masih Diminta Bayar Meski Punya Stiker Gratis

Editor : Ubaidillah
parade sound horeg hut ke-81 ri karnaval budaya penyewa sound horeg tewas banyuwangi