RadarBangkalan.id - Kebakaran melanda lahan milik warga di Lingkungan III, Kelurahan Tinengi, Kecamatan Tinondo, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Senin (24/8/2026). Kobaran api menghanguskan sekitar 1 hektare lahan yang rencananya akan digunakan untuk penanaman jagung.
Babinsa Koramil 1412-06/Mowewe, Serka Syamsuddin, bersama personel gabungan dan warga turun langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 Wita setelah petugas berjibaku selama beberapa jam.
Baca Juga: Karnaval Sound Horeg di Banyuwangi Dihentikan, Peserta Ambruk dan Meninggal Dunia
Kebakaran Lahan Diketahui Siang Hari
Kebakaran diketahui sekitar pukul 11.10 Wita. Warga melihat api mulai membakar lahan yang akan dimanfaatkan sebagai area penanaman jagung.
Laporan tersebut kemudian diteruskan kepada pemerintah setempat, Babinsa, dan kepolisian. Serka Syamsuddin bersama personel Koramil 1412-06/Mowewe selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Mowewe, BPBD, aparat kelurahan, serta masyarakat untuk memadamkan api.
Baca Juga: Rebutan 300 Kupon Berkat Maulid Nabi di Banyuwangi Berujung Saling Pukul
Petugas menggunakan dua unit mesin alkon untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.
"Setelah mendapat laporan, kami langsung menuju lokasi dan bersama unsur terkait serta masyarakat melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas," ujar Serka Syamsuddin.
Api Berhasil Dikendalikan, Petugas Pantau Titik Asap
Setelah dilakukan pemadaman secara bersama-sama, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.30 Wita. Meski demikian, petugas masih melakukan pemantauan karena terdapat sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kebakaran lahan tersebut. Kerugian utama berupa lahan warga yang terbakar dengan luas sekitar 1 hektare.
Baca Juga: Tradisi Lempar Uang Maulid Nabi di Kediri, Jemaah Selipkan Doa Bisa ke Baitullah
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran lahan di Kelurahan Tinengi masih dalam penelusuran. Berdasarkan laporan awal, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran lahan.
Namun, petugas belum dapat memastikan penyebab kebakaran tersebut. Penelusuran masih dilakukan untuk mengetahui sumber api secara pasti.
Babinsa Koramil 1412-06/Mowewe mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di area yang mudah terbakar. Warga juga diminta tidak melakukan pembakaran secara sembarangan dan tidak membuang puntung rokok di lokasi yang rawan memicu kebakaran.
Baca Juga: Dugaan Penyalahgunaan Dana PIP di Bangkalan, FPB Minta Polres Segera Beri Kepastian Hukum
Langkah tersebut penting dilakukan untuk mencegah kebakaran lahan meluas, terutama saat kondisi lingkungan mudah terbakar.
Editor : Ubaidillah