KMP Perkasa Prima 5 Blackout di Selat Bali, Kapal Hanyut ke Arah Selatan

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 30 Agustus 2026 | 07:17 WIB
KMP Perkasa Prima 5 mati mesin dan hanyut Perairan Bali (Foto: Dok. Istimewa)
KMP Perkasa Prima 5 mati mesin dan hanyut Perairan Bali (Foto: Dok. Istimewa)

 

RadarBangkalan.id - Kapal Motor Penumpang (KMP) Perkasa Prima 5 mengalami mati mesin total atau blackout saat menyeberangi perairan Selat Bali pada Sabtu (28/8/2026) sore. Kapal sempat hanyut terbawa arus ke arah selatan sebelum 25 penumpang berhasil dievakuasi ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

KMP Perkasa Prima 5 sebelumnya berangkat dari Dermaga LCM Gilimanuk, Bali, menuju Dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi, sekitar pukul 16.00 WITA. Kapal tersebut membawa 23 penumpang dewasa, dua anak-anak, serta 15 unit kendaraan dari berbagai golongan.

Baca Juga: Kejari Sampang Tahan 3 Tersangka Dugaan Korupsi Dana DAU-DAK Pendidikan Rp2,7 Miliar

Insiden terjadi sekitar 25 menit setelah kapal berangkat. Pada pukul 16.25 WITA, sistem mesin utama KMP Perkasa Prima 5 mendadak mengalami blackout ketika kapal berada di tengah lintasan Selat Bali.

Kehilangan daya mesin membuat kapal tidak dapat bergerak dan mulai terombang-ambing hingga hanyut ke arah selatan mengikuti arus. Saat kejadian, kondisi cuaca dilaporkan cerah dengan angin dan gelombang dalam kategori sedang.

Penumpang Dievakuasi Menggunakan Kapal Lain

Upaya pertolongan kemudian dilakukan untuk memastikan seluruh penumpang berada dalam kondisi aman. Pada pukul 17.00 WITA, KMP Prima Jaya dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Salah seorang penumpang yang berada di dalam KMP Perkasa Prima 5 sempat merekam proses evakuasi. Dalam video tersebut, seluruh penumpang terlihat telah mengenakan pelampung dan dipindahkan ke kapal penolong.

"Ini hampir magrib, naik kapal tapi kapalnya hanyut mati mesin. Ini ditolong kapal prima kaya," kata penumpang tersebut dalam video.

Baca Juga: Warga Curhat Diminta Rp1 Juta untuk Surat Pengeluaran Kendaraan di Colombo Surabaya

Ia juga menjelaskan bahwa kendaraan yang dibawa penumpang tetap berada di KMP Perkasa Prima 5 yang mengalami mati mesin. Sementara seluruh penumpang dipindahkan ke kapal lain demi keselamatan.

"Iki seng diangkut orangnya. Kendaraan disana semuanya, gpp yang penting orangnya selamat," ujarnya.

Baca Juga: Bayi 1 Tahun Didiagnosis Sembelit, Ternyata Idap Kanker Langka dengan Tumor 30 Cm

25 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berdasarkan laporan Basarnas Banyuwangi, seluruh 25 penumpang KMP Perkasa Prima 5 berhasil dievakuasi dengan selamat.

Penumpang yang dievakuasi terdiri atas 23 orang dewasa dan dua anak-anak. Proses evakuasi dilakukan menggunakan KMP Prima Jaya menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Insiden tersebut tidak hanya membuat perjalanan penyeberangan terganggu, tetapi juga menyebabkan 15 unit kendaraan yang sebelumnya berada di atas KMP Perkasa Prima 5 tertinggal sementara di kapal yang mengalami blackout.

Baca Juga: Karnaval Sound Horeg di Banyuwangi Dihentikan, Peserta Ambruk dan Meninggal Dunia

Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap kapal yang mengalami gangguan mesin setelah seluruh penumpang berhasil dipindahkan ke tempat yang aman.

Editor : Ubaidillah
kmp perkasa prima 5 kapal mati mesin perairan bali basarnas banyuwangi selat bali