17 Siswa SMAN 3 Nganjuk Masih Dirawat Usai Keracunan MBG, Bupati Turun Cek

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 06:05 WIB
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengecek kondisi siswa yang keracunan MBG. (Foto: Bakrie/detik)
Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengecek kondisi siswa yang keracunan MBG. (Foto: Bakrie/detik)

 

RadarBangkalan.id - Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi mengecek kondisi siswa SMAN 3 Nganjuk yang masih menjalani perawatan medis setelah mengalami keracunan usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Begadung 2. Hingga Kamis (3/9/2026) malam, dari total 127 orang yang terdampak, masih ada 17 orang yang menjalani perawatan.

Marhaen mengecek kondisi para siswa di sejumlah fasilitas kesehatan, yakni RSUD Nganjuk, RS Bhayangkara, dan RSI Aisyah. Dalam kunjungan tersebut, Bupati Nganjuk juga berbincang dengan para orangtua siswa yang masih mendampingi anaknya menjalani perawatan.

Baca Juga: Dana Tabungan Alumni SMKN 1 Kemlagi Belum Cair, Sekolah Sebut Ada Masalah Program Lama

"Kemarin Mas Wabup (Trihandy Cahyo Saputro) dan Forkopimda mengecek langsung ke rumah sakit. Saat ini saya juga mengecek kondisi terkini," ungkap pria yang akrab disapa Kang Marhaen tersebut.

Dalam kesempatan itu, Marhaen memberikan semangat kepada siswa yang masih menjalani perawatan agar segera pulih. Ia juga memastikan kepada para orangtua bahwa penanganan terhadap siswa terus dilakukan oleh rumah sakit dan puskesmas.

"Saya atas nama bupati, atas nama Pemkab Nganjuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh rumah sakit dan puskesmas yang telah melakukan penanganan dengan baik," ucap Kang Marhaen.

Menurut Marhaen, jumlah warga sekolah yang terdampak dalam kejadian tersebut mencapai 127 orang. Mereka terdiri dari siswa, guru, staf sekolah, hingga orangtua siswa.

Baca Juga: Mahfud MD Desak DPR Segera Sahkan UU Perampasan Aset, Tak Perlu Tunggu Aparat Sempurna

Dari jumlah tersebut, hanya 17 orang yang masih mendapatkan perawatan hingga Kamis malam. Marhaen berharap seluruh pasien segera pulih sehingga dapat kembali ke rumah.

"Karena pelayanan semuanya bagus, semoga besok sudah bisa pulang ke rumah semua. Artinya semuanya sembuh," harapnya.

Baca Juga: Korban Keracunan MBG di Sidoarjo Capai 664 Orang, 77 Masih Dirawat

Terkait biaya pengobatan, Pemerintah Kabupaten Nganjuk terus berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional (BGN). Pemkab Nganjuk juga menyatakan siap memberikan dukungan apabila diperlukan untuk biaya perawatan para siswa dan warga terdampak.

"Kami terus berkoordinasi dengan BGN. Kalau biayanya dari BGN, tentunya kami terima kasih. Tapi intinya, kami dari Pemkab Nganjuk siap mensupport biaya pengobatannya," tandas Kang Marhaen.

Sebelumnya, sebanyak 127 orang mengalami gangguan kesehatan setelah menyantap menu MBG yang disediakan SPPG Begadung 2 Nganjuk.

Menu MBG tersebut terdiri dari nasi goreng, tahu bulat, ayam suwir, telur dadar, acar, dan semangka. Para siswa, guru, staf sekolah, serta orangtua siswa kemudian mendapatkan penanganan medis di sejumlah fasilitas kesehatan.

Baca Juga: Usai 49 Siswa dan Guru Keracunan MBG, SPPG Begadung 2 Nganjuk Tutup

Pemkab Nganjuk bersama pihak terkait masih melakukan penanganan terhadap warga yang terdampak. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan BGN terkait tindak lanjut kejadian tersebut.

Editor : Ubaidillah
sman 3 nganjuk bupati marhaen penanganan medis sppg begadung 2 keracunan mbg