Lahan Tebu 1,4 Hektare di Tulungagung Terbakar Gara-Gara Bakar Tinja

Ubaidillah • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 07:05 WIB
Kebakaran lahan tebu di Tulungagung gegara kotoran manusia (Foto: Istimewa)
Kebakaran lahan tebu di Tulungagung gegara kotoran manusia (Foto: Istimewa)

 

RadarBangkalan.id - Lahan tebu seluas sekitar 1,4 hektare di Dusun Ngledok, Desa Bungur, Kecamatan Karangrejo, Tulungagung, terbakar pada Jumat (4/9/2026). Kebakaran tersebut diduga dipicu aksi seorang petani yang membakar tinja menggunakan daun tebu kering.

Kapolsek Karangrejo Iptu Medianto mengatakan peristiwa bermula ketika seorang warga berinisial SL menemukan tumpukan kotoran manusia di perbatasan lahan miliknya.

Baca Juga: Motor Pasien Dicuri di Depan Klinik Probolinggo, Aksi Pelaku Terekam CCTV

 

SL kemudian berinisiatif membersihkan kotoran tersebut dengan cara membakarnya. Ia mengambil daun tebu kering yang berada di sekitar lokasi untuk digunakan sebagai bahan pembakaran.

"Kemudian SL ini berinisiatif mengambil tumpukan daun tebu kering dan digunakan untuk membakar tinja tersebut," kata Iptu Medianto, Sabtu (5/9/2026).

Namun, api yang awalnya digunakan untuk membakar tinja justru merembet ke tanaman tebu di sekitar lokasi. Kondisi diperparah oleh embusan angin yang cukup kencang sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga Blitar Antre Air Bersih hingga Bawa Jerigen

Medianto menyebut area yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 1,4 hektare. Lahan tersebut merupakan milik PG Mojopanggung serta sejumlah warga bernama Pono, Sunar, dan Karis.

"Lokasi yang terbakar ada sekitar 1,4 hektare, milik PG Mojopanggung, Pono, Sunar dan Karis," jelasnya.

Baca Juga: Ustaz di Pasuruan Diamankan, Diduga Cabuli Dua Murid Perempuan Usia 11 Tahun

Kebakaran tersebut kemudian dilaporkan kepada petugas pemadam kebakaran dan instansi terkait. Sejumlah mobil pemadam dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api agar tidak semakin meluas.

Setelah dilakukan upaya pemadaman, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 15.30 WIB.

Kebakaran lahan tebu tersebut menyebabkan kerugian yang diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta. Tidak ada informasi mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang melibatkan api di area persawahan atau lahan pertanian, terutama saat kondisi tanaman dan lingkungan sekitar kering serta angin cukup kencang.

Baca Juga: Usai 49 Siswa dan Guru Keracunan MBG, SPPG Begadung 2 Nganjuk Tutup

"Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas di lahan, jangan sampai kegiatan yang dijalankan menimbulkan dampak buruk, termasuk kebakaran," pungkas Medianto.

Editor : Ubaidillah
kebakaran lahan tebu terbakar kotoran manusia tulungagung