RadarBangkalan.id - Kebakaran hutan di Gunung Buthak, petak 100 Pujon, Kabupaten Malang, mulai berangsur padam. Namun, titik api dilaporkan merembet ke arah barat daya menuju kawasan deretan Pegunungan Kawi Najang.
Administratur Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Kelik Djatmiko mengatakan kondisi kebakaran di wilayah Gunung Buthak saat ini sudah tidak membahayakan. Meski demikian, petugas masih harus mengantisipasi pergerakan api menuju kawasan pegunungan di sekitarnya.
Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Dibuka Lagi, Penerbangan Kembali Beroperasi Bertahap
"Untuk yang wilayah Gunung Buthak itu sudah mulai padam, potensi munculnya api baru sudah minim. Hanya tinggal sekarang kebakaran itu mengarah ke sekitar Gunung Kawi Najang. Kawi Najang itu deretan pegunungan, lokasinya ke arah barat daya Gunung Buthak," kata Kelik, Rabu (9/9/2026).
Kebakaran Gunung Buthak pertama kali terdeteksi pada Selasa (1/9). Saat itu, api menghanguskan lahan sekitar 15 hektare.
Kondisi kemudian memburuk setelah angin kencang memicu munculnya titik api baru pada Jumat (4/9) sekitar pukul 10.00 WIB. Luasan area yang terdampak kebakaran kemudian diperkirakan mencapai 300 hektare.
Api Mengarah ke Puncak Kawi Najang
Berdasarkan pemantauan pada Senin sore, kobaran api masih terlihat dan bergerak menuju puncak Gunung Kawi Najang.
Baca Juga: Waduk Sumberkepuh Nganjuk Mengering, Warga Manfaatkan Lahannya untuk Bertani
Pergerakan api tersebut membuat tim gabungan meningkatkan upaya penanganan untuk mencegah kebakaran meluas. Posko darurat kemudian didirikan di Desa Pujon Kidul sebagai pusat penanganan kebakaran di kawasan tersebut.
Baca Juga: Guru di Jombang Dilaporkan Diduga Perkosa Siswi hingga 13 Kali, Korban Trauma Berat
Kelik mengatakan hampir 100 personel diterjunkan untuk menangani kebakaran. Mereka berasal dari Polres, Kodim, BPBD, Perhutani, relawan, serta masyarakat sekitar.
"Hari ini ada posko gabungan di Desa Pujon Kidul untuk menangani kebakaran yang di sekitar Gunung Kawi Najang. Personel yang diterjunkan hari ini ada hampir 100 orang dari Polres, Kodim, BPBD, Perhutani, relawan, dan masyarakat sekitar," jelasnya.
Petugas Buka Akses dan Buat Sekat Bakar
Medan pegunungan yang ekstrem menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Karena itu, langkah awal petugas adalah membuka akses menuju titik api agar proses penanganan dapat dilakukan dengan lebih efektif.
Selain membuka jalur menuju lokasi kebakaran, petugas juga membuat sekat bakar untuk memutus jalur vegetasi kering yang berpotensi menjadi media penyebaran api.
Baca Juga: Benarkah Minum Susu Bikin Gemuk? Dokter Gizi Ungkap Faktanya
"Yang pertama adalah membuka jalan menuju ke titik api karena ini pegunungan. Yang kedua adalah tetap membuat sekat bakar agar api tidak menyebar atau merembet," ujar Kelik.
Upaya tersebut dilakukan untuk mengendalikan pergerakan api sekaligus mencegah kobaran menjalar lebih jauh ke kawasan Pegunungan Kawi Najang.
Jalur Pendakian Gunung Buthak Masih Ditutup
Di tengah upaya penanganan kebakaran, akses penyeberangan dan jalur pendakian menuju sejumlah gunung di kawasan tersebut masih ditutup.
Baca Juga: Kemarau Panjang, Warga Blitar Antre Air Bersih hingga Bawa Jerigen
Penutupan berlaku untuk jalur menuju Gunung Buthak, Gunung Panderman, dan Gunung Bokong. Kebijakan tersebut diberlakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Penutupan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap risiko keselamatan masyarakat dan pendaki di kawasan yang masih rawan terdampak kebakaran hutan.
Masyarakat maupun calon pendaki diimbau mematuhi penutupan akses dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang hingga kondisi kawasan dinyatakan aman.
Baca Juga: Ustaz di Pasuruan Diamankan, Diduga Cabuli Dua Murid Perempuan Usia 11 Tahun
Editor : Ubaidillah