Harga Bawang Merah di Nganjuk Anjlok Saat Panen Raya, Petani Jual Rp15.000 per Kg

Ubaidillah • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 06:46 WIB
Aktivitas panen raya bawang merah di wilayah Bagor, Nganjuk. (Foto: Bakrie/detik)
Aktivitas panen raya bawang merah di wilayah Bagor, Nganjuk. (Foto: Bakrie/detik)

 

RadarBangkalan.id - Panen raya bawang merah di Kabupaten Nganjuk masih berlangsung hingga Kamis (10/9/2026). Namun, di tengah tingginya aktivitas panen, petani justru menghadapi penurunan harga bawang merah yang cukup signifikan.

Panen raya salah satunya terlihat di Dusun Wates, Desa Balongrejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Di lokasi tersebut, petani tengah memanen bawang merah yang kemudian dibersihkan dan dijemur sebelum dijual kepada pengepul.

Baca Juga: Proyek Rabat Beton Jalan Salak Sampang Dikeluhkan Warga, K3 dan Kualitas Pekerjaan Disorot

Wono, pemilik lahan bawang merah di Dusun Wates, mengatakan harga bawang merah saat ini berada di kisaran Rp14.000-Rp15.000 per kilogram. Harga tersebut jauh lebih rendah dibandingkan saat panen pada tahun sebelumnya.

"Harga sekarang merosot jauh. Dulu waktu panen tahun kemarin masih Rp 30.000-Rp 35.000 per kilo," ujar Wono kepada detikJatim.

Pasokan Melimpah Saat Panen Raya

Menurut Wono, penurunan harga bawang merah terjadi karena panen raya berlangsung secara bersamaan di sejumlah daerah yang menjadi sentra produksi bawang merah.

Kondisi tersebut membuat pasokan bawang merah di pasaran meningkat. Melimpahnya pasokan kemudian berdampak terhadap harga jual di tingkat petani.

Baca Juga: Beritakan Proyek PUPR Konawe Rp8,1 Miliar, Pimpinan Redaksi Portal Terkini Mengaku Dapat Ancaman

 

Meski harga mengalami penurunan, aktivitas panen di Dusun Wates tetap berjalan. Para pekerja harian masih terlihat sibuk mencabut bawang merah dari lahan, membersihkan hasil panen, hingga menjemurnya sebelum disalurkan kepada pengepul.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Uang Palsu Sidoarjo-Karanganyar, 3 Tersangka Ditangkap

Bagi petani, kondisi harga saat panen raya menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi. Ketika produksi meningkat secara bersamaan, harga di tingkat petani dapat mengalami tekanan akibat tingginya pasokan.

Nganjuk Salah Satu Sentra Bawang Merah

Kabupaten Nganjuk dikenal sebagai salah satu sentra penghasil bawang merah terbesar di Jawa Timur. Komoditas tersebut menjadi salah satu hasil pertanian yang banyak dibudidayakan petani di sejumlah wilayah Nganjuk.

Fluktuasi harga menjadi persoalan yang kerap dihadapi petani bawang merah, terutama ketika memasuki periode panen raya. Harga yang diterima petani dapat berubah mengikuti kondisi pasokan dan permintaan di pasar.

Pada panen raya kali ini, petani di Dusun Wates harus menghadapi harga bawang merah yang berada di kisaran Rp14.000-Rp15.000 per kilogram, jauh di bawah harga yang mereka dapatkan pada musim panen tahun sebelumnya.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ungkap Modus WNA China Rekrut Admin Binance, Rekening Korban Dikuasai

Editor : Ubaidillah
panen raya bawang nganjuk bawang merah harga bawang