Investor China Incar Sampang, PT Garam Siapkan Pabrik Garam Kapasitas 200 Ribu Ton

Ubaidillah • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 05:57 WIB
Bersih-bersih sampah yang bertajuk
Bersih-bersih sampah yang bertajuk 'From Sea for Sea' di Pantai Camplong Sampang. (Foto: Kamaluddin/detik)

 

RadarBangkalan.id - PT Garam (Persero) berencana menggandeng investor asal China untuk membangun pabrik garam bahan baku khusus industri di Sampang, Madura, Jawa Timur. Pabrik tersebut ditargetkan memiliki kapasitas produksi sekitar 200 ribu ton per tahun.

Direktur Utama PT Garam (Persero) Abraham Mose mengatakan kerja sama investasi dengan China Chemical Engineering Indonesia masih dalam proses. Saat ini, kelayakan investasi tengah dikaji oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Kementerian BUMN, dan Danantara.

Baca Juga: Kebakaran Sabana Blok Pengol Merembet ke Bukit Teletubbies, Tim Gabungan Berjibaku

"Di Sampang sekarang baru selesai pre-FS sekarang masuk FS melihat kelayakan dengan Kementerian Kelautan, Kementerian BUMN dan Danantara," kata Abraham di acara bersih-bersih sampah yang bertajuk 'From Sea for Sea' di Pantai Camplong Sampang, Jumat (11/9/2026).

Sampang Dinilai Potensial untuk Industri Garam

Abraham mengatakan Sampang menjadi salah satu wilayah yang diminati investor untuk pengembangan industri garam. Salah satu alasannya adalah ketersediaan lahan pegaraman yang luas.

PT Garam disebut memiliki lahan pegaraman sekitar 1.700 hektare di Sampang. Selain itu, kondisi air laut di wilayah tersebut dinilai mendukung pengembangan industri garam.

"PT Garam memiliki lahan pegaraman yang cukup luas sekitar 1700 hektare kemudian kondisi air lautnya cukup bagus bisa kita lihat sendiri dan ini membuat para investor tertarik untuk berinvestasi di sini untuk industri gara," lanjutnya.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Pengedar Pil Koplo di Nganjuk, 1.459 Butir Double L Disita

Rencana pembangunan pabrik tersebut diharapkan dapat berjalan dengan baik dan mendapat dukungan dari pemerintah daerah serta masyarakat Sampang.

Baca Juga: iPhone 18 Pro Max Resmi Hadir, Ini Bedanya dengan iPhone 17 Pro Max

Diharapkan Dukung Target Setop Impor Garam 2027

Abraham berharap masyarakat ikut mendukung rencana investasi tersebut. Kehadiran pabrik garam industri di Sampang juga diharapkan dapat mendukung target pemerintah untuk menghentikan impor garam pada 2027.

"Makanya dalam kaitan ini kita sowan ke bapak bupati bahwa ada rencana pembangunan ini, sehingga masyarakat di Sampang ini bisa ikut mendukung," imbuhnya.

Menurut Abraham, pengembangan industri garam tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga membutuhkan lingkungan pesisir yang terjaga.

Kebersihan Pantai Berpengaruh terhadap Kualitas Garam

Kegiatan bersih-bersih pantai yang digelar PT Garam juga menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas air laut dari pencemaran. Kondisi laut dinilai penting karena berkaitan dengan kelestarian biota laut sekaligus kualitas garam yang dihasilkan.

Baca Juga: Beritakan Proyek PUPR Konawe Rp8,1 Miliar, Pimpinan Redaksi Portal Terkini Mengaku Dapat Ancaman

"Di rangkaian HUT PT Garam ke-81 ini akan menjadi momentum kolaborasi antara BUMN, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan pesisir," terangnya.

Di lokasi yang sama, Bupati Sampang H Slamet Junaidi menyatakan dukungannya terhadap rencana strategis PT Garam tersebut. Ia berharap pengembangan industri garam dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Sampang.

Baca Juga: Proyek Rabat Beton Jalan Salak Sampang Dikeluhkan Warga, K3 dan Kualitas Pekerjaan Disorot

"Kami sangat mendukung kegiatan positif PT Garam, karena saya yakin akan memberikan dampak positif bagi daerah," beber Bupati yang akrab disapa Aba Idi tersebut.

Editor : Ubaidillah
investor china pabrik garam industri garam pt garam sampang